Beranda / Berita / Aceh / Dosen Ilmu Komunikasi USK Garap Film Tentang Bumi Serambi Mekkah yang Dipandang Negatif

Dosen Ilmu Komunikasi USK Garap Film Tentang Bumi Serambi Mekkah yang Dipandang Negatif

Kamis, 13 Juli 2023 21:00 WIB

Font: Ukuran: - +


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Tiga dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Syiah Kuala (USK) bersama 10 mahasiswa sedang melakukan penggarapan sebuah film yang berjudul ‘ My Love Aceh’.

Tiga orang dosen tersebut yakni Dr Hamdani M Syam MA, Rizanna Rosemary PhD dan Deni Yanuar MIkom. 

Hamdani mengatakan, film ini akan mengangkat soal edukasi literasi informasi dengan tujuan untuk bisa mengedukasikan penonton yang masih mempunyai pandangan negatif terhadap Bumi Serambi Mekkah.

“Penggarapan film ini melibatkan 10 mahasiswa melalui program penelitian Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM),” ujarnya saat diwawancarai Dialeksis.com, Kamis (13/7/2023). 

Saat ini, kata Hamdani, sedang dilakukan tahap penelitian, belum memasuki tahapan memproduksi. 

“Untuk aktor-aktor yang akan berperan dan terlibat nanti juga masih kita susun perencanaan. Di samping itu juga untuk biaya produksi juga belum diperkirakan,” ucapnya. 

Hamdani menjelaskan, latar belakang penggarapan film ini dikarenakan hingga hari ini masih ada masyarakat di luar Aceh yang masih mempunyai persepsi negatif terhadap Aceh. Seolah-olah Aceh daerah yang sangat seram, daerah ganja, cambuk dan sebagainya. 

“Padahal, kenyataannya Aceh sangat damai, aman dan tentram. Orang-orang yang awalnya berpikiran sempit demikian, setelah datang langsung ke Aceh mereka baru sadar Aceh tidak seperti yang dilabelkan orang luar,” jelasnya. 

Dalam proses penggarapan film “ My Love Aceh”, tim USK bekerja sama dengan Karya Media merupakan sebuah agensi digital yang akan membantu selama proses pembuatan film berlangsung.

Hamdani menyebutkan, peluncuran dan penayangan perdana film “ My Love Aceh” direncanakan pada November 2023 di Gedung AAC Dayan Dawood Universitas Syiah Kuala. 

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
Komentar Anda