Beranda / Berita / Aceh / BAS Sangat Mungkin Menjadi Bank Devisa, Harus Segera Diwujudkan

BAS Sangat Mungkin Menjadi Bank Devisa, Harus Segera Diwujudkan

Selasa, 04 Januari 2022 08:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : fatur

Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unimal, Dr H Mohd Heikal. [Foto: Dialeksis]


DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Bank Aceh Syariah (BAS) yang kini belum menjadi bank devisa ini menjadi suatu hal yang terus diperhatikan masyarakat sampai hari ini. Dengan pamor bank Aceh secara lokal (Aceh) dimana hampir seluruh penduduk Aceh menggunakan jasa pelayanan perbankan dari Bank Aceh sudah seperti seharusnya Bank Aceh menjadi Bank Devisa.

Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unimal, Dr H Mohd Heikal mengatakan, saya kira bank Aceh untuk menjadi bank devisa itu sudah saatnya. “Disamping kebutuhan saat ini di Aceh yang diberlakukan Qanun LKS. Kita saat ini dihadapkan dengan sesuatu yang berbeda dengan daerah lain,” ucapnya kepada Dialeksis.com, Selasa (4/1/2022).

Dirinya mengatakan, dalam hal ini bank aceh yang diinisiasi oleh pemerintah Aceh yang dimana saham-sahamnya itu berada dari pemerintah provinsi Kab/Kota di Aceh, dengan kondisi saat ini, saya kira sudah saatnya mentransformasikan dirinya (Bank Aceh) menjadi bank devisa.

“Sehingga dengan menjadi BAS menjadi bank devisa operasionalnyakan akan lebih luas dari bank non-devisa, dan masih banyak lagi yang bisa didapatkan nantinya,” sebutnya.

Dia mengatakan, tentu pasti ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh BAS untuk menjadi bank devisa. “Dalam hal ini OJK sebegai regulator menetapkan persyaratan-persyaratan tertentu, dan saya kira persyaratan-persyaratan tersbut harus menjadi prioritas oleh BAS untuk menjadi bank devisa, tentu saya secara pribadi sangat mendukung dan mendorong BAS untuk menjadi bank devisa,” sebutnya.

Karena, Kata Dr Heikal, ini menjadi suatu hal yang penting sekali dalam rangka untuk mendukung kegiatan bisnis, perdagangan dan lainnya yang dihadapkan dengan transaksi secara internasional oleh masyarakat kita (Aceh).

Mungkinkah BAS menjadi Bank Devisa

Dirinya mengatakan, selama persyaratan-persyaratan yang telah ditetapkan oleh regulator itu bisa dipenuhi dan sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku.

“Namun jika melihat BAS saat ini, saya kira sangat mungkin utnuk bisa menjadi Bank Devisa,” tukasnya.

Dalam hal mendorong BAS menjadi Bank Devisa peran pemerintah sebagai pemegang saham itu sangat mungkin dilakukan. “Namun ini lebih kembali kepada kemampuan dan kapabilitas dan kapasitas BAS sendiri sejauh mana mereka sesuai dengan persyaratan-persyaratan yang ada dalam memenuhi persyaratan itu untuk menjadi Bank Devisa,” sebutnya. [ftr]

Keyword:


Editor :
Alfatur

riset-JSI
Komentar Anda