Beranda / Berita / Aceh / PLN Bangun Jalan Tani di Aceh Selatan, Aktivis Lingkungan Sebut Bukan Prioritas Utama

PLN Bangun Jalan Tani di Aceh Selatan, Aktivis Lingkungan Sebut Bukan Prioritas Utama

Senin, 03 Januari 2022 19:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Nora
Mantan Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Aceh, Muhammad Nur. [Foto: IST]

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - PLN UIW Aceh melalui ULP Tapaktuan lewat program Tanggung Jawab Sosial (TJSL atau CSR) menyatakan telah membantu pembangunan jalan di desa Panton Luas, Samadua, Kabupaten Aceh Selatan.

Kata Manajer Unit Layanan Pelanggan Tapaktuan, Iskandar mengatakan bantuan berupa pembangunan jalan yang diberikan oleh PLN ini merupakan wujud tanggung jawab PLN kepada masyarakat sekitar. Bantuan tersebut bertujuan untuk membangun perekonomian masyarakat khususnya petani daerah Panton Luas.

Menurut Mantan Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Aceh, Muhammad Nur, pembangunan jalan desa bukanlah prioritas kerja utama PLN tetapi hal terpenting yang harus dilakukan PLN adalah membangun akses listrik kepada seluruh penduduk.

"Serta menjamin seluruh wilayah jalan-jalan nasional itu ada listrik karena itu bagian dari fasilitas umum, karena masih ada juga orang-orang yang tidak mendapat akses listrik, itu dulu yang diprioritaskan baru bicara soal ekonomi warga," jelasnya kepada Dialeksis.com, Senin (03/01/2022).

Aktivis Lingkungan Aceh itu mengatakan seharusnya PLN tak terlibat dalam perusahaan hutan, tetapi PLN harus terlibat dari aspek pengembangan dan ekonomi warga.

"Seperti melakukan pembinaan supaya ada pengetahuan. Pada aspek pendidikan itu bagaimana kontribusi PLN terhadap anak-anak muda di Aceh ini banyak yang menganggur yang tidak sekolah tapi tidak ada biaya," sebutnya.

Sekali lagi, kata dia, hal yang perlu dibantu PLN itu adalah akses listrik dan listrik fasilitas umum. Di sisi pendidikan, bagaimana semua orang dapat menikmati pendidikan dari dana CSR, dari aspek pengembangan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada pengetahuan dan modal perusahaan.

"Jadi jangan pernah PLN terlibat perusahaan hutan walaupun legalitas diurus, karena itu bukan tugas PLN bangun jalan. Jikapun PLN harus buat listing mana prioritas desa yang perlu dibantu, mesti ada tolak ukurnya," pungkasnya. 

Keyword:


Editor :
Alfi Nora

riset-JSI
Komentar Anda