Dialeksis - Akurat, Tajam, dan Strategis
Beranda / Berita / Aceh / Aceh Usulkan 3 Kawasan Ekonomi Khusus di Barat Selatan Aceh

Aceh Usulkan 3 Kawasan Ekonomi Khusus di Barat Selatan Aceh

Rabu, 09 Oktober 2019 20:05 WIB

Font: Ukuran: - +
Rapat khusus Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dengan Tim Persiapan Pembentukan KIT dan KEK Barat Selatan di Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, di Banda Aceh, Rabu (9/10/2019). [Foto: IST] 

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pemerintah Aceh akan mengusulkan 3 (tiga)  daerah potensial di wilayah pantai barat selatan Aceh kepada pemerintah pusat untuk dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) atau Kawasan Industri Terpadu (KIT). 

Tiga daerah itu adalah Aceh Jaya, Aceh Barat Daya dan Nagan Raya. Tiga kabupaten ini dinilai paling menunjang untuk memenuhi kriteria pemilihan lokasi pembangunan KEK. 

Adapun kriteria pemilihan lokasi tersebut meliputi ketersediaan dan kesesuaian lahan, adanya dukungan pemerintah maupun swasta, serta ketersediaan infrastruktur, seperti aksesibilitas jalan, pelabuhan, listrik dan lainnya.

“Trend pembangunan ekonomi dewasa ini tentu berbasis kawasan, di mana batasnya jelas, investor champion dan komitmennya jelas, komoditasnya jelas, kemudian tujuannya adalah ekspor.” 

Demikian disampaikan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dalam rapat khusus dengan Tim Persiapan Pembentukan KIT dan KEK Barat Selatan di Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, di Banda Aceh, Rabu (9/10/2019).

Nova mengatakan, ia akan segera mengirim surat gubernur kepada Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian dan Bappenas Republik Indonesia agar usulan pembangunan KEK tersebut dapat masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2019-2024.

“Kalau memang kita sudah siap, maka apakah itu KEK, apakah itu KIT atau kawasan strategis lainnya, itu mudah-mudahan bisa dibahas dan tercatat di tingkat nasional,” ujarnya.

Nova menuturkan, kehadiran KEK akan meningkatkan potensi daerah dan mendongkrak ekonomi serta pemberdayaan sumber daya manusianya. Karena itu, lanjut dia, pemerintah sangat terbuka bagi siapapun yang ingin berinvestasi di Aceh.

“Saya berambisi kuat untuk pembangunan ekonomi Aceh, karena tanpa ekonomi, everything is nothing,” kata Nova.

Dalam kesempatan itu, Nova berharap pemerintah kabupaten dan kota dapat ikut proaktif dan berkomitmen mendukung pembangunan KEK di wilayah barat selatan. 

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah sangat penting untuk keberhasilan rencana tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Tim Kerja Persiapan Pembentukan KIT/KEK Barsela, Aulia Sofyan, menjelaskan, berdasarkan hasil survei tim ke lapangan, Aceh Jaya, Nagan Raya dan Abdya, menempati skor tertinggi dalam penilaian kelayakan lokasi KEK atau KIT.

Kriteria pemilihan lokasi KEK, kata Aulia, meliputi ketersediaan dan kesesuaian lahan berdasarkan aturan tata ruang, adanya dukungan pemerintah kabupaten/kota maupun swasta, serta ketersediaan infrastruktur, seperti aksesibilitas jalan, pelabuhan, listrik dan lainnya.

“Kami tidak menyatakan kabupaten mana yang harus dipilih, namun kami hanya memberikan skor kelayakan berdasarkan aturan yang ada,” kata Sofyan.(red/rel)

Editor :
Makmur Emnur

Komentar Anda