DIALEKSIS.COM | Semarang - Kafilah Provinsi Aceh berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah, hal ini setelah di umumkan oleh Dewan Juri pada Sabtu, 19/09/2026.
Aceh berhasil menempati peringkat keempat nasional dengan mengumpulkan 99 poin, dari 38 provinsi yang mengikuti ajang tersebut.
Posisi pertama ditempati Kalimantan Timur dengan 288 poin, disusul Jawa Tengah 208 poin, DKI Jakarta 129 poin, dan Aceh di peringkat keempat dengan 99 poin. Raihan kita sama dengan Provinsi Jawa Timur.
Capaian tersebut menjadi prestasi penting bagi Aceh sekaligus modal awal untuk menghadapi MTQ Nasional XXXII Tahun 2028, yang akan digelar di Aceh.
Kementerian Agama telah menetapkan Aceh sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ Nasional XXXII Tahun 2028. Karena itu, capaian peringkat keempat di Jawa Tengah dinilai menjadi pijakan bagi Aceh untuk terus memperkuat pembinaan dan meningkatkan prestasi para peserta menjelang pelaksanaan MTQ Nasional di tanah Serambi Mekkah.
Prestasi paling membanggakan Aceh pada MTQ Nasional XXXI datang dari cabang Fahmil Qur’an Putri. Tim Aceh berhasil meraih Juara 1, sekaligus mencatat sejarah karena menjadi kemenangan pertama Aceh pada cabang tersebut sejak Fahmil Qur’an diperlombakan dalam MTQ Nasional pada 1981.
Tim Fahmil Qur’an Putri Aceh diperkuat Izza Mushviya, Azka Dara Maulidya, dan Kayyisa Farras, yang merupakan santriwati Dayah Insan Qurani, Aceh Besar.
Pada babak final, tim Aceh meraih 1.505 poin, menempatkan mereka di posisi teratas pada cabang Fahmil Qur’an Putri.
Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh mengingatkan peserta yang berhasil meraih juara maupun masuk final agar terus mempertahankan prestasi dan meningkatkan kemampuan.
“Kita datang membawa nama Aceh, kita berjuang bersama, dan kita pulang bersama sebagai satu keluarga besar Aceh,” kata Dek Fadh.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pembina dan pelatih yang telah mendampingi kafilah Aceh dengan penuh kesabaran dan dedikasi.
Dek Fadh berpesan kepada seluruh kafilah agar terus menjaga kekompakan hingga kembali ke Aceh, serta menjaga kesehatan, ibadah, adab, dan nama baik Aceh.
Peringkat keempat dengan raihan 99 poin di MTQ Nasional 2026 kini menjadi modal awal bagi Aceh untuk menyambut MTQ Nasional XXXII Tahun 2028, ketika Aceh akan menjadi tuan rumah perhelatan nasional tersebut.[]