Kamis, 16 Juli 2026

  • Sampai Kapan Aceh Jadi Penonton?
    Opini | 1 hari lalu
    Sampai Kapan Aceh Jadi Penonton?

    DIALEKSIS.COM | Opini - Namun, di balik riuhnya suasana itu, ada satu pertanyaan yang mengusik pikiran. Mengapa dalam urusan sepak bola kita hanya bisa menjadi penonton tentu mudah dipahami, tetapi mengapa dalam mengelola kekayaan yang dimiliki sendiri Aceh juga masih sering berada di posisi yang sama?

  • Menteri Bahlil, Golkar dan Nasib Aceh
    Opini | 2 hari lalu
    Menteri Bahlil, Golkar dan Nasib Aceh

    DIALEKSIS.COM | Opini - Kalian yang hari ini sibuk nongkrong di coffee shop kawasan Banda Aceh atau daerah Aceh lainnya, menyeduh sanger hangat sambil menatap layar gawai, mungkin menganggap hiruk-pikuk tentang "Blok Andaman" hanyalah deretan angka mati di rubrik ekonomi berita online. Triliunan kaki kubik gas, Plan of Development (PoD), atau wilayah di atas 12 mil laut, semua itu terdengar seperti bahasa yang belum menyentuh kepentingan Aceh.

  • Memaknai Omongan Bahlil
    Opini | 3 hari lalu
    Memaknai Omongan Bahlil

    DIALEKSIS.COM | Opini - Ada sebuah pertunjukan menarik, akhir pekan kemarin. Di atas podium, Ketua Umum Partai Golkar, yang juga Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mempertontonkan keahlian diplomasi tingkat tinggi untuk meredam tuntutan ekonomi Aceh dengan modal kehangatan "kekeluargaan" serta retorika "setengah kamar."

  • Melihat Domino Secara Adil
    Opini | 3 hari lalu
    Melihat Domino Secara Adil

    DIALEKSIS.COM | Opini - Aceh perlu memandang cabang olahraga domino dengan jernih, adil, dan proporsional. Selama ini, domino kerap terlanjur ditempatkan dalam satu kotak stigma: judi, begadang, melalaikan, dan tidak bermanfaat. Padahal, dalam kehidupan sosial masyarakat Aceh, domino telah lama hadir sebagai permainan rakyat yang hidup di warung kopi, pesta, pertemuan keluarga, dan ruang-ruang keakraban. Ia menjadi bahasa sosial yang sederhana: duduk bersama, bercanda, mengingat masa lalu, menyambung silaturahmi, dan merawat persahabatan.

  • Ketika Gas Selat Malaka Menguji Makna Desentralisasi Aceh
    Opini | 4 hari lalu
    Ketika Gas Selat Malaka Menguji Makna Desentralisasi Aceh

    DIALEKSIS.COM | Opini - Pada tanggal 25 Juni 2026, Mualem selaku Kepala Pemerintah Aceh mengirimkan surat kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, surat ini beliau tulis dari Meuligoe Gubernur Aceh yang dulu dibangun oleh Pemerintah Kolonial Hindia Belanda, sepucuk surat itu terbang ke Istana Negara. 

  • Jembatan Enang-Enang: Ketika Modal Sosial Rakyat Dibajak Menjadi Modal Politik
    Opini | 8 hari lalu
    Jembatan Enang-Enang: Ketika Modal Sosial Rakyat Dibajak Menjadi Modal Politik

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Jembatan Enang-Enang di tanah Gayo, Aceh bukan sekadar infrastruktur yang menghubungkan dua wilayah. Ia telah berubah menjadi simbol pertarungan antara modal sosial masyarakat dengan modal politik negara. Di satu sisi, masyarakat menunjukkan bahwa gotong royong masih hidup sebagai kekuatan pembangunan. Di sisi lain, muncul kecenderungan pemerintah yang baru hadir setelah pekerjaan selesai, lalu menjadikan keberhasilan itu sebagai komoditas komunikasi politik.

  • Nasionalisme Pemuda Aceh: Berubah Bentuk, Bukan Memudar
    Opini | 13 hari lalu
    Nasionalisme Pemuda Aceh: Berubah Bentuk, Bukan Memudar

    DIALEKSIS.COM | Opini - Narasi mengenai merosotnya rasa nasionalisme di kalangan generasi muda kembali menonjol ke permukaan publik. Berdasarkan data survei Populix tahun 2025, tercatat bahwa sekitar 65% generasi muda Indonesia merasakan adanya penurunan semangat nasionalisme. 

  • Ketika Penasehat Berkhotbah dari Ruang yang Sama Gelapnya
    Opini | 14 hari lalu
    Ketika Penasehat Berkhotbah dari Ruang yang Sama Gelapnya

    DIALEKSIS.COM | Opini - Ada satu hukum tak tertulis dalam dunia investasi sumber daya alam: yang paling keras berteriak soal manipulasi, sering kali adalah yang paling dekat dengan ruang di mana manipulasi itu mungkin terjadi.

  • Bulutangkis Ceria yang Membahagiakan
    Opini | 14 hari lalu
    Bulutangkis Ceria yang Membahagiakan

    DIALEKSIS.COM | Opini - Di tengah berbagai aktivitas kesibukan yang menuntut kecepatan, produktivitas, dan konsentrasi tinggi, kita sering kali terjebak dalam pusaran stres yang melelahkan. Oase itu, bagi sebagian besar masyarakat kita dapat berwujud sebuah permainan yang merakyat, dinamis, dan penuh tawa: bulutangkis ceria.

  • Investasi Cara Cerdas Membangun Aceh
    Opini | 16 hari lalu
    Investasi Cara Cerdas Membangun Aceh

    DIALEKSIS.COM | Opini - Dua dekade setelah perdamaian, Aceh masih menghadapi pekerjaan rumah yang besar. Angka kemiskinan mencapai 12,22 persen pada September 2025. Lebih dari 703 ribu jiwa masyarakat Aceh masih hidup dalam kemiskinan. 

  • JKA, Wajah Paradoks Politik Kesejahteraan
    Opini | 29 hari lalu
    JKA, Wajah Paradoks Politik Kesejahteraan

    DIALEKSIS.COM | Opini - Polemik Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) memperlihatkan wajah paradoks politik kesejahteraan di Aceh. Di satu sisi, seluruh elite politik selalu berbicara atas nama rakyat dan pelayanan kesehatan. Namun di sisi lain, rakyat justru dipaksa menghadapi ketidakpastian akibat tarik ulur kebijakan, perubahan regulasi, dan silang sengkarut tata kelola anggaran.

  • Penerapan Konsep Interprofessional Collaboration Saat Bencana Aceh
    Opini | 29 hari lalu
    Penerapan Konsep Interprofessional Collaboration Saat Bencana Aceh

    DIALEKSIS.COM | Opini - Aceh merupakan salah satu daerah yang rawan bencana di Indonesia. Aceh pernah mengalami bencana tsunami yang melanda Aceh pada 26 Desember 2004 silam. Bencana tsunami Aceh merupakan salah satu bencana alam terbesar dalam sejarah modern. Ribuan korban jiwa, harta benda serta fasilitas publik yang terkena dampak bencana. Gelombang relawan turut membantu pemulihan Aceh pada saat itu, tidak terkecuali tenaga kesehatan yang berasal dari berbagai jenis latar belakang.

  • Antara Muzakir Walad dan Muzakir Manaf
    Opini | 1 bulan lalu
    Antara Muzakir Walad dan Muzakir Manaf

    DIALEKSIS.COM | Opini - Ada adagium terkenal dari Karl Marx yang berbunyi, "Sejarah selalu berulang. Pertama, sebagai tragedi. Kedua, sebagai lelucon." Di Aceh, sejarah tampaknya tidak sedang melucu, tetapi tengah melakukan ”cosplay’ politik luar biasa rapi. 

  • Doto Zaini, Lanskap Ingatan Aceh
    Opini | 1 bulan lalu
    Doto Zaini, Lanskap Ingatan Aceh

    DIALEKSIS.COM | Opini - Adapun kepergian Doto Zaini, diingat karena ia pergi dalam diam, dengan damai, di pembaringan terakhir Rumah Sakit Zainal Abidin (RSZA), yakni rumah sakit yang ia sendiri turut menginisiasi rehabilitasi dan rekonstruksinya. Pada masa Doto Zaini, RSZA bertambah ruang rawat inap dengan kapasitas hampir 300 ranjang. 

  • Saat Sastra Membuat Kita Sadar
    Opini | 1 bulan lalu
    Saat Sastra Membuat Kita Sadar

    DIALEKSIS.COM | Opini - Sastra dan budaya bukan sekadar ruang estetika. Keduanya adalah dua pilar penting yang membentuk identitas, cara berpikir, watak, dan mentalitas sebuah masyarakat. Melalui sastra, manusia belajar membaca kehidupan. Melalui budaya, manusia mengenal akar, nilai, dan arah keberadaannya.

  • Siapa Kapolda Aceh Berikutnya? Menunggu Jawaban Dari Meja Mualem
    Opini | 1 bulan lalu
    Siapa Kapolda Aceh Berikutnya? Menunggu Jawaban Dari Meja Mualem

    DIALEKSIS.COM | Opini - Pergantian pejabat di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia pada umumnya merupakan urusan internal institusi yang ditentukan melalui mekanisme organisasi, pertimbangan Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti), serta keputusan akhir Kapolri. Namun Aceh bukanlah daerah yang sepenuhnya mengikuti pola tersebut. Di Tanah Rencong, pergantian Kapolda memiliki dimensi politik dan historis yang berbeda dibandingkan provinsi lain di Indonesia.

  • Reformasi Tidak Bisa Diulang, Tetapi Sejarah Bisa Berirama
    Opini | 1 bulan lalu
    Reformasi Tidak Bisa Diulang, Tetapi Sejarah Bisa Berirama

    DIALEKSIS.COM | Opini - Sejarah mengajarkan satu pelajaran sederhana tetapi sering dilupakan oleh para penguasa yaitu tidak ada kekuasaan yang abadi. Yang abadi hanyalah perubahan. Ketika kehendak rakyat telah menemukan momentumnya, tembok kekuasaan yang tampak kokoh sekalipun dapat runtuh hanya dalam hitungan hari. 

  • Blok Andaman dan Transformasi Diplomasi Aceh: Dari Aspirasi Menuju Pengaruh Strategis
    Opini | 1 bulan lalu
    Blok Andaman dan Transformasi Diplomasi Aceh: Dari Aspirasi Menuju Pengaruh Strategis

    DIALEKSIS.COM | Opini - Dalam diskursus pembangunan, sumber daya alam hanyalah potensi. Ia baru menjadi kekuatan ketika mampu diubah menjadi pengaruh, kapasitas, dan kemanfaatan. Karena itu, kehadiran Blok migas Andaman di Aceh tidak semestinya dipandang semata sebagai penemuan cadangan migas baru berskala raksasa, melainkan juga perlu dilihat sebagai momentum strategis yang dapat menentukan posisi Aceh dalam lanskap energi nasional di masa-masa yang akan datang.

  • Aparat Keamanan, Investasi, dan Jalan Pembangunan yang Berkeadilan
    Opini | 1 bulan lalu
    Aparat Keamanan, Investasi, dan Jalan Pembangunan yang Berkeadilan

    DIALEKSIS.COM | Opini - Investasi pada dasarnya bukan hanya urusan modal, mesin, pabrik, tambang, perkebunan, pelabuhan, atau kawasan industri. Investasi adalah soal kepercayaan. Seorang investor tidak hanya menghitung potensi keuntungan, ketersediaan lahan, tenaga kerja, bahan baku, dan akses pasar. Ia juga menghitung risiko: apakah hukum berjalan, apakah keamanan terjaga, apakah konflik sosial bisa dimitigasi, apakah pemerintah hadir, dan apakah masyarakat sekitar merasa dilibatkan dan punya rasa memiliki.

  • Bisakah Reformasi Terbit Lagi?
    Opini | 1 bulan lalu
    Bisakah Reformasi Terbit Lagi?

    DIALEKSIS.COM | Opini - Pemimpin esok hari (adakah yang cukup mampu?) Mewakilkan suara kami (Jelas tak ada yang tahu) --Kutipan lagu .Feast -- Kami belum tentu.

« 1 2 3 4 »