Senin, 14 September 2026
Beranda / Ekonomi / KKP Catat Ekspor Ikan Nasional Rp 52,6 Triliun, Tembus 152 Negara

KKP Catat Ekspor Ikan Nasional Rp 52,6 Triliun, Tembus 152 Negara

Senin, 14 September 2026 15:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Redaksi
Ilustrasi perikanan. [Foto: Ampelsa/Antara]

DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat volume ekspor produk perikanan Indonesia mencapai 566,25 ribu ton sepanjang Januari-Juni 2026.

Nilai ekspor tersebut diperkirakan mencapai 3 miliar dollar AS atau sekitar Rp 52,6 triliun. Plt. Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP) Ishartini mengatakan, terdapat 10 produk perikanan unggulan yang mendominasi ekspor.

Produk tersebut antara lain udang vanname, rumput laut, tuna, sarden, tenggiri, cakalang, cumi-sotong-gurita, carrageenan, kerapu, serta kepiting dan rajungan.

“Nilainya diperkirakan Rp 52,6 triliun dengan 10 produk unggulan,” ujar Ishartini dalam keterangan resmi yang diterima pada Senin (14/9/2026).

Menurut dia, produk perikanan Indonesia kini telah dipasarkan ke 152 negara. Untuk menjaga daya saing ekspor, KKP menerapkan sertifikasi mutu dari hulu hingga hilir dengan standar internasional.

Hingga semester I 2026, sebanyak 1.162 perusahaan perikanan telah lolos sertifikasi mutu KKP dan melakukan kegiatan ekspor. Jumlah tersebut terdiri dari 900 unit pengolah ikan, 229 unit pengekspor ikan hidup, dan 33 unit produksi benih ikan.

Ishartini menambahkan, ekspor perikanan turut mendorong perekonomian daerah dan membuka lapangan kerja. Di Sulawesi Selatan, misalnya, 144 unit pengolahan ikan lokal berhasil melakukan ekspor ke 46 negara dan menyerap 8.389 tenaga kerja.

KKP menegaskan layanan sertifikasi mutu diberikan secara gratis dan pendaftarannya dilakukan secara online. [red]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI