DIALEKSIS.COM | Aceh - Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M. terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keharmonisan hubungan antarunsur pimpinan daerah, baik eksekutif maupun legislatif, sebagai bagian penting dari upaya menjaga stabilitas pemerintahan dan pembangunan di Aceh.
DIALEKSIS.COM | Feature - Tidak semua kerja seorang pemimpin lahir di panggung terbuka. Ada yang berlangsung dalam diam, di ruang-ruang tertutup yang jauh dari sorotan, tetapi dampaknya terasa hingga ke denyut kehidupan masyarakat. Di situlah sisi lain Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah atau yang akrab disapa Dek Fadh perlahan terbaca: seorang mediator yang bekerja menurunkan suhu konflik, bukan menambah panasnya.
DIALEKSIS.COM | Palestina - Sejumlah mediator regional, termasuk Mesir dan Qatar, bersama enam negara mayoritas Muslim, mengecam rencana Israel membuka Penyeberangan Rafah secara satu arah hanya untuk keluarnya warga Gaza menuju Mesir. Langkah itu dinilai memicu kekhawatiran pengusiran permanen warga Palestina serta memblokir bantuan kemanusiaan.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kementerian Agama bekerja sama dengan Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Pusat menggelar Pelatihan Mediator Non-Hakim Bersertifikat di Jakarta, Sabtu (25/10/2025). Kegiatan ini diikuti oleh Ketua dan pengurus BP4 dari 19 provinsi.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Mobilitas Penduduk Aceh, Akmil Husen, SE,. M.Si., menyampaikan jumlah mediator hubungan industrial yang ada di Provinsi Aceh saat ini berjumlah 27 orang dimana 5 diantaranya terdapat pada Disnakermobduk Aceh.
DIALEKSIS.COM | Medan - Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Keadilan Tanah Rencong yang juga merupakan Advokat dan Mediator Non Hakim “Muhammad Ari Syahputra, SH MHCPM” berhasil meraih gelar Magister Hukum (MH) di Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan yang telah diwisuda pada Rabu (27/12/2023) lalu, di Gedung Selecta Conventional Hall Medan.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kajian tentang peran mediator perempuan dalam permasalahan Sumber Daya Alam (SDA) di Indonesia penting untuk dikaji lebih dalam karena terkait dalam tantangan budaya patriarki yang kental, khususnya di Provinsi Aceh yang menerapkan syari’at Islam.