Senin, 18 Mei 2026
Beranda / /

  • Kemenperin Bantah Isu Investasi Seret: 1.236 Pabrik Baru Siap Produksi 2026
    Ekonomi | 3 bulan lalu
    Kemenperin Bantah Isu Investasi Seret: 1.236 Pabrik Baru Siap Produksi 2026

    DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan investasi di sektor industri manufaktur nasional masih tumbuh dan berkelanjutan. Hal ini tercermin dari realisasi kapasitas produksi baru yang siap beroperasi pada 2026 serta berbagai indikator investasi riil lainnya.

  • Nagan Raya, Primadona Investasi Baru Nasional dan Internasional dari Barat Aceh
    Ekonomi | 9 bulan lalu
    Nagan Raya, Primadona Investasi Baru Nasional dan Internasional dari Barat Aceh

    DIALEKSIS.COM | Aceh - Kabupaten Nagan Raya, Aceh, pelan-pelan mencuri perhatian sebagai daerah tujuan investasi baru. Letaknya strategis di pantai barat Sumatera, tanahnya subur, dan perut buminya menyimpan emas, batu bara, serta marmer berkualitas tinggi. Tak hanya menarik bagi pemodal lokal, Nagan Raya mulai dilirik investor nasional dan internasional.

  • RUPTL 2025-2034: Peluang Investasi Rp2.967 Triliun dan 1,7 Juta Lapangan Kerja Baru
    Ekonomi | 11 bulan lalu
    RUPTL 2025-2034: Peluang Investasi Rp2.967 Triliun dan 1,7 Juta Lapangan Kerja Baru

    DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pemerintah resmi meluncurkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) 2025-2034 pada Senin (26/5/2025), sebagai langkah strategis untuk mendorong transisi energi bersih sekaligus memastikan pemerataan akses listrik hingga wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

  • Gagalnya Investasi di Aceh Jadi Sorotan, Pemerintah Baru Diminta Belajar dari Pengalaman
    Ekonomi | 1 tahun lalu
    Gagalnya Investasi di Aceh Jadi Sorotan, Pemerintah Baru Diminta Belajar dari Pengalaman

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Gagalnya berbagai investasi besar di Aceh selama beberapa tahun terakhir harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah Aceh yang baru. Direktur Eksekutif Forum Bisnis dan Investasi Aceh (For-Bina), Muhammad Nur, menyoroti rentetan masalah yang membuat banyak proyek strategis di Aceh terhenti, bahkan gagal total.