Kamis, 18 Juni 2026
Beranda / Gaya Hidup / Seni - Budaya / Museum Aceh Gelar Pameran Temporer 2026 “Tangan-Tangan Terampil”, Angkat Identitas Budaya Aceh

Museum Aceh Gelar Pameran Temporer 2026 “Tangan-Tangan Terampil”, Angkat Identitas Budaya Aceh

Kamis, 18 Juni 2026 17:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Museum Aceh resmi membuka Pameran Temporer Tahun 2026 bertajuk “Tangan-Tangan Terampil: Komoditas, Kekuatan, dan Identitas” pada Kamis (18/6/2026). [Foto: dok. Museum Aceh]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Museum Aceh resmi membuka Pameran Temporer Tahun 2026 bertajuk “Tangan-Tangan Terampil: Komoditas, Kekuatan, dan Identitas” pada Kamis (18/6/2026). 

Pameran ini mengangkat peran keterampilan masyarakat Aceh dalam mengolah hasil alam dan menghasilkan berbagai karya yang menjadi bagian penting dari sejarah, ekonomi, dan identitas budaya Aceh.

Kepala Museum Aceh, Arif Arham, mengatakan bahwa sejarah Aceh tidak hanya dibentuk oleh kerajaan dan peristiwa-peristiwa besar, tetapi juga oleh tangan-tangan terampil masyarakat yang selama berabad-abad mengolah sumber daya alam menjadi komoditas bernilai ekonomi dan karya budaya yang diwariskan lintas generasi.

“Pameran ini mengajak masyarakat melihat bagaimana keterampilan, kreativitas, dan pengetahuan tradisional telah menjadi kekuatan yang membentuk identitas Aceh. Di balik setiap benda yang dipamerkan terdapat cerita tentang kerja keras, inovasi, dan warisan budaya masyarakat Aceh,” ujarnya saat membuka pameran.

Pameran menampilkan beragam koleksi yang merepresentasikan keterampilan masyarakat Aceh, di antaranya minyak nilam dan kopi Gayo sebagai komoditas unggulan, perhiasan dan koin emas yang merekam jejak perdagangan masa lalu, rencong dan siwah sebagai simbol kekuatan, serta ukiran kayu dan benang sutera yang mencerminkan kekayaan seni dan budaya Aceh.

Melalui pameran ini, Museum Aceh berharap masyarakat, khususnya generasi muda, dapat lebih memahami hubungan antara komoditas, keterampilan, dan identitas budaya Aceh. Pameran juga menjadi ruang edukasi untuk mengenalkan berbagai warisan budaya yang lahir dari kreativitas dan ketekunan masyarakat Aceh sejak masa lalu hingga kini.

Pameran Temporer Tahun 2026 ini terbuka untuk umum dan dapat dikunjungi di Museum Aceh selama masa penyelenggaraan pameran hingga akhir tahun. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
dishes