DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Dr. Herman Khaeron, tiba di Banda Aceh, Kamis (18/6/2026), dalam rangka lawatan konsolidasi partai.
Kedatangan Herman disambut Plt Ketua DPD Partai Demokrat Aceh Rian Syaf, Anggota Komisi III DPR RI HT Ibrahim, jajaran pengurus DPD, serta anggota Fraksi Demokrat Aceh.
Dalam pertemuan di Kantor DPD Partai Demokrat Aceh, pria yang akrab disapa Kang Hero itu mengajak seluruh kader Demokrat Aceh menjaga kekompakan, memperkuat soliditas, dan merawat solidaritas internal partai.
“Sebagaimana selalu dipesankan Ketum AHY, kekompakan, soliditas, dan solidaritas adalah kunci kemenangan partai,” kata Herman.
Ia menegaskan, keberhasilan Partai Demokrat di Aceh selama ini tidak lahir dari kekuatan individu semata, melainkan dari semangat kebersamaan seluruh kader.
“Kita pernah menang besar di Aceh karena kebersamaan, bukan karena individu. Karena itu, mari kita jaga soliditas partai,” ujar Anggota Komisi VI DPR RI tersebut.
Terkait pelaksanaan Musyawarah Daerah atau Musda, Herman berpesan agar seluruh kandidat yang akan berkompetisi tetap menempuh mekanisme organisasi secara sehat dan sesuai aturan partai.
Menurutnya, dinamika internal harus dikelola secara dewasa agar tidak menimbulkan perpecahan yang dapat mengganggu kerja-kerja politik Partai Demokrat ke depan.
“Hindari friksi yang tidak penting dan berpotensi memecah belah partai, yang ujungnya dapat mengganggu proses pemenangan partai ke depan,” tegasnya.
Herman juga mengingatkan pentingnya kepatuhan kader terhadap aturan organisasi. Ia meminta aktivitas partai di Aceh terus diperkuat melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Menjelang peringatan HUT Partai Demokrat pada September 2026 mendatang, Herman meminta seluruh jajaran Demokrat Aceh menyiapkan berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi publik, mulai dari kegiatan sosial hingga olahraga.
“Seluruh jajaran partai di Aceh perlu menyiapkan kegiatan yang melibatkan banyak partisipasi masyarakat, dari kegiatan sosial hingga olahraga,” tutupnya.
