DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Muda Seudang gelar Pendidikan Politik (Dikpol) dan Musyawarah Wilayah (Muswil) sebagai upaya memperkuat konsolidasi internal serta memperluas keterlibatan generasi muda dalam politik Aceh.
Dalam kegiatan yang berlangsung dari Sabtu 23 hingga 25 Oktober 2026 tersebut, lima Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) kabupaten/kota dibentuk, yakni Aceh Tengah, Gayo Lues, Nagan Raya, Simeulue, dan Kota Sabang.
Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya Muda Seudang dalam memperkuat struktur akar rumput di daerah sekaligus mempersiapkan kader muda agar memiliki pemahaman politik yang lebih mempuni.
Pendidikan politik tersebut menghadirkan sejumlah pemateri, yaitu Juanda Djamal Wakil Ketua Umum DPP Partai Aceh, dr. Fadhli Espece Wakil Ketua Umum DPP Muda Seudang, Almayani Yusna Bidang Pertambangan PT. PEMA dan Irfansyah, SH., Ketua Banleg DPRA.
Ketua Panitia, Daffa Taqi Abiyyu, S.I.P., dalam laporannya ungkap pentingnya kegiatan tersebut untuk konsolidasi dan penguatan peran Muda Seudang dalam menghadapi dinamika politik ke depan.
“Saya putra asli Tanah Gayo. Kita sengaja buat disini untuk melegitimasi kembali keberadaan Partai Aceh di Wilayah Tengah,” ujar Daffa.
Ia juga menyoroti target Partai Aceh untuk meraih 40 kursi pada pemilu mendatang sebagai tantangan yang membutuhkan kerja terorganisasi dan keterlibatan kader di berbagai daerah.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Muda Seudang, Agam Nur Muhajir, menyampaikan bahwa penguatan struktur organisasi harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas kader. Agam berharap Muda Seudang mampu menjadi ruang pembinaan dan partisipasi politik bagi generasi muda Aceh.
“Dulu ada Ilyas Leube. Kini kita berharap lahir Ilyas Leube-Ilyas Leube lain yang mampu mengkongsolidasi perjuangan ke-Acehan di Tanah Gayo,” tegas Agam.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten I Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Irfansyah.
Pengukuhan tersebut dilakukan oleh Rahmuddinsyah, S.Sos., didampingi Ketua Umum DPP Muda Seudang sebagai bagian dari penguatan legitimasi dan kesiapan pengurus dalam menjalankan roda organisasi di wilayah masing-masing.
Muda Seudang terus berupaya memperkuat konsolidasi hingga tingkat kabupaten/kota serta mendorong generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam kehidupan politik dan pembangunan Aceh.
