Selasa, 20 Oktober 2026
Beranda / Ekonomi / Aceh Barat Dorong Anak Muda Kuasai Fotografi untuk Kembangkan Ekonomi Kreatif

Aceh Barat Dorong Anak Muda Kuasai Fotografi untuk Kembangkan Ekonomi Kreatif

Senin, 19 Oktober 2026 19:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Kelas Kreatif Fotografi yang digelar Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Senin (19/10/2026). [Foto: Prokopim Abar]


DIALEKSIS.COM | Meulaboh - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat mendorong generasi muda meningkatkan keterampilan fotografi dan pembuatan konten digital untuk memperkenalkan potensi daerah.

Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Bupati Aceh Barat Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Bukhari, saat membuka Kelas Kreatif Fotografi yang digelar Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Senin (19/10/2026).

Bukhari mewakili Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan fotografi menjadi langkah positif untuk meningkatkan kapasitas dan kreativitas generasi muda, terutama dalam memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan karya dan konten yang bernilai.

“Kita ingin generasi muda Aceh Barat tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk berkarya, menghasilkan konten yang positif, serta memperkenalkan berbagai potensi pariwisata ekonomi kreatif Aceh Barat,” kata Bukhari.

Fotografi Jadi Peluang Ekonomi

Bukhari menilai foto dan video yang dibuat secara kreatif dapat menjadi media efektif untuk memperkenalkan sebuah daerah.

Karena itu, keterampilan fotografi dan pembuatan konten digital kini tidak hanya sebatas hobi, tetapi juga dapat menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat.

Aceh Barat, kata dia, memiliki beragam potensi yang dapat dipromosikan melalui karya kreatif, mulai dari sektor pariwisata, kuliner, budaya, produk UMKM hingga aktivitas masyarakat.

Melalui kelas tersebut, generasi muda diharapkan mampu mengemas berbagai potensi lokal menjadi konten menarik sekaligus memiliki nilai jual.

“Kita ingin masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki kemampuan untuk mengenal potensi tersebut menjadi konten yang menarik dan memiliki nilai jual,” ujarnya.

Bukhari juga meminta peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk menghasilkan karya fotografi yang kreatif.

Ia berharap keterampilan tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus melahirkan lebih banyak kreator lokal yang mampu memperkenalkan Aceh Barat melalui karya mereka.

“Kita ingin fotografi menjadi salah satu keterampilan yang mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Kami berharap agar semakin banyak lahir kreator-kreator lokal yang mampu memperkenalkan daerah melalui karyanya,” kata Bukhari.[*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI