Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Pemerintahan / Setahun Memimpin Aceh, Mualem Ajak Semua Pihak Bersatu Bangun Aceh

Setahun Memimpin Aceh, Mualem Ajak Semua Pihak Bersatu Bangun Aceh

Minggu, 15 Maret 2026 17:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Naufal Habibi

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem. Dokumen untuk dialeksis.com.


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, menegaskan bahwa kebersamaan dan dukungan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci penting dalam membangun Aceh menuju masa depan yang lebih baik.

Hal tersebut disampaikan Mualem dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, muzakirmanaf1964, yang kemudian dilansir media Dialeksis.com pada Minggu (15/3/2026).

Dalam unggahan tersebut, Mualem membagikan momen saat menghadiri acara buka puasa bersama keluarga besar Partai Aceh yang turut dihadiri anak yatim dan penyandang disabilitas di Hermes Palace Hotel, Sabtu (14/3/2026).

Pada kesempatan itu, Mualem menyampaikan rasa syukurnya karena perjalanan pengabdian sebagai pemimpin Aceh telah berjalan hampir satu tahun. Ia menilai berbagai capaian yang diraih sejauh ini tidak terlepas dari dukungan masyarakat serta kerja sama berbagai pihak.

“Alhamdulillah kita sudah berjalan lebih kurang satu tahun. Walaupun masa kita memerintah berjalan cukup cepat, berkat kebersamaan dan dukungan semua pihak, kita sanggup membangun, sanggup berdiri, dan sanggup memajukan Aceh sebagaimana harapan masyarakat Aceh,” ujar Mualem.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di Aceh. Oleh karena itu, dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk partai politik, sangat dibutuhkan agar pembangunan daerah berjalan lebih optimal.

Mualem juga berharap seluruh partai politik yang memiliki peran dalam pembangunan Aceh dapat terus menjaga kebersamaan serta mengedepankan kepentingan masyarakat.

“Kita berharap seluruh partai politik yang turut mengambil peran dalam pembangunan Aceh ke depan dapat terus menjaga kebersamaan. Karena yang paling utama adalah kepentingan rakyat Aceh,” ujarnya.

Menurutnya, momentum bulan suci Ramadan menjadi waktu yang sangat tepat untuk memperkuat persaudaraan dan solidaritas di tengah masyarakat Aceh. Nilai-nilai kebersamaan yang tumbuh selama Ramadan diharapkan dapat menjadi energi positif dalam mempercepat pembangunan daerah.

“Momentum Ramadan ini menjadi ruang untuk mempererat ukhuwah dan memperkuat kebersamaan dalam membangun Aceh,” katanya.

Mualem juga menegaskan bahwa masa pengabdian yang telah berjalan selama setahun terakhir terus dimanfaatkan dengan maksimal untuk menghadirkan berbagai program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, perjalanan pengabdian yang telah berjalan setahun ini terus kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya, tanpa menyia-nyiakan waktu,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mualem turut menyinggung pentingnya mempercepat pemulihan bagi masyarakat yang terdampak bencana di Aceh. Menurutnya, perhatian terhadap warga yang mengalami musibah harus menjadi prioritas, apalagi menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Insya Allah dengan kebersamaan dan kerja nyata, Aceh sanggup kita bangun menjadi lebih baik. Terutama dalam mempercepat upaya pemulihan bagi masyarakat yang terdampak bencana, terlebih di bulan yang penuh berkah ini dan menjelang hari raya,” demikian kata Mualem.

Keyword:


Editor :
Alfi Nora

riset-JSI