Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Pemerintahan / Pemkab Nagan Raya–UTU Perkuat Kolaborasi, Fokus Dongkrak PAD dan Inovasi Daerah

Pemkab Nagan Raya–UTU Perkuat Kolaborasi, Fokus Dongkrak PAD dan Inovasi Daerah

Kamis, 05 Maret 2026 09:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Bupati Nagan Raya, TR. Keumangan. Foto: humas Pemkab Nagan


DIALEKSIS.COM | Suka Makmue - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Teuku Umar (UTU) sebagai langkah memperkuat sinergi pembangunan daerah sekaligus mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Anjungan Pendopo Bupati, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Rabu (4/3/2026). Dokumen kerja sama diteken langsung oleh Bupati Nagan Raya, TR. Keumangan, bersama Rektor UTU, Prof Ishak Hasan.

Nota kesepahaman ini mencakup kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, peningkatan sumber daya manusia, hingga pemberdayaan ekonomi dan sosial budaya masyarakat Nagan Raya.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa TRK menyampaikan apresiasi atas komitmen UTU untuk kembali bersinergi dengan pemerintah daerah.

“Kami berharap kerja sama yang telah terjalin dapat semakin diperkuat ke depannya,” ujar TRK.

Ia menegaskan, MoU tersebut tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan akan segera ditindaklanjuti melalui kerja sama teknis di setiap perangkat daerah dengan memaksimalkan potensi yang dimiliki Kabupaten Nagan Raya.

Menurutnya, dari sisi sumber daya alam, Nagan Raya memiliki potensi besar yang menjanjikan. Namun, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih membutuhkan upaya kolektif dan berbasis kajian ilmiah.

“Diperlukan pengkajian dan penelitian yang komprehensif agar potensi daerah dapat dikelola secara optimal dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan PAD,” jelasnya.

TRK juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan perguruan tinggi sebagai mitra strategis pembangunan. Ia menyebut UTU sebagai salah satu perguruan tinggi kebanggaan masyarakat Barat Selatan Aceh yang memiliki peran sentral dalam mendorong pembangunan yang terarah, inklusif, dan berkelanjutan.

“Kolaborasi ini harus menjadi wadah inovasi dan solusi aplikatif untuk menjawab berbagai persoalan pembangunan daerah,” pungkasnya.

Sementara itu, Rektor UTU, Ishak Hasan, menyampaikan bahwa penandatanganan MoU untuk kedua kalinya ini menjadi wujud konkret pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Pemkab Nagan Raya telah menjadi mitra strategis UTU dalam menunjang pelaksanaan tridarma perguruan tinggi,” ujarnya.

Ia berharap kerja sama tersebut semakin mempererat kolaborasi dan menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, terutama melalui pengembangan produk unggulan berbasis agro dan kelautan yang melibatkan seluruh fakultas terkait.

Ishak juga menyinggung peran aktif UTU saat bencana hidrometeorologi melanda Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang beberapa waktu lalu. Pihaknya, kata dia, turun langsung ke lokasi dengan dukungan pendanaan dari kementerian, perguruan tinggi di Indonesia, serta sumber lainnya.

“Tim Relawan UTU berhasil menembus Beutong Ateuh Banggalang untuk menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat terdampak,” tuturnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Raja Sayang, jajaran asisten, Kepala Dinas Kominfo Nagan Raya, para Wakil Rektor, para Dekan, serta Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UTU.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI