Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Pemerintahan / Pemerintah Pantau Distribusi Daging, Pastikan Harga Tak Melejit Jelang Lebaran

Pemerintah Pantau Distribusi Daging, Pastikan Harga Tak Melejit Jelang Lebaran

Sabtu, 14 Maret 2026 12:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Redaksi

Pemerintah Pantau Distribusi Daging, Pastikan Harga Tak Melejit Jelang Lebaran. [Foto: dok. Kementan]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pemerintah memperketat pengawasan harga serta distribusi daging sapi dan kerbau menjelang Ramadan hingga Idulfitri. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan pasokan tetap tersedia bagi masyarakat.

Pengawasan dilakukan melalui koordinasi sejumlah pihak, di antaranya Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional (Bapanas), serta Satgas pengawasan pangan bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan sektor pangan.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, menegaskan pemerintah tidak akan menoleransi pedagang yang menjual daging kerbau beku di atas Harga Acuan Pembelian (HAP). Ia meminta masyarakat melaporkan jika menemukan pelanggaran harga di lapangan.

Pemerintah juga menyalurkan daging kerbau beku melalui program distribusi khusus agar masyarakat bisa mendapatkan daging dengan harga lebih terjangkau. Produk ini biasanya dijual di kios yang memasang penanda atau spanduk harga daging terjangkau.

Sementara itu, Direktur Utama PT Berdikari, Maryadi, memastikan pihaknya menjalankan penugasan pemerintah dengan mematuhi harga acuan yang berlaku. Menurutnya, perusahaan tidak menjual daging kerbau beku di atas Rp80.000 per kilogram.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta Satgas pangan dan aparat kepolisian di berbagai daerah memperketat pengawasan pasar guna mencegah lonjakan harga selama Ramadan dan menjelang Idulfitri. Ia menegaskan pelanggaran harga bisa langsung ditindak tegas.

Pemerintah memastikan pengawasan pasar akan terus diperkuat agar ketersediaan pangan tetap terjaga dan harga tetap stabil selama periode Ramadan hingga Lebaran. [red]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI