Selasa, 30 Juni 2026
Beranda / Pemerintahan / CKG Masuk ke Lapas, Sasar 321 Ribu Warga Binaan dan Petugas

CKG Masuk ke Lapas, Sasar 321 Ribu Warga Binaan dan Petugas

Selasa, 30 Juni 2026 09:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan seluruh warga negara, termasuk warga binaan, memiliki hak yang sama untuk memperoleh layanan kesehatan. Karena itu, program CKG yang menjadi salah satu program prioritas Presiden juga diterapkan di lingkungan pemasyarakatan. [Foto: dok. Kemenkes]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pemerintah memperluas pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) ke lingkungan lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan). 

Program ini menyasar 321.449 peserta yang terdiri atas 272.573 warga binaan dan 48.876 petugas pemasyarakatan di 532 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di 34 provinsi hingga akhir 2026.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan seluruh warga negara, termasuk warga binaan, memiliki hak yang sama untuk memperoleh layanan kesehatan. Karena itu, program CKG yang menjadi salah satu program prioritas Presiden juga diterapkan di lingkungan pemasyarakatan.

"Pak Presiden berpesan agar program ini dilakukan kepada seluruh masyarakat, siapa pun mereka, termasuk 272 ribu warga binaan di lebih dari 532 lapas dan rutan di seluruh Indonesia," kata Budi.

Selain pemeriksaan kesehatan umum, CKG di lapas dipadukan dengan skrining tuberkulosis (TB). Menurut Budi, langkah ini penting mengingat prevalensi TB di lapas mencapai 0,54 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 0,3 persen. Kondisi hunian yang padat membuat risiko penularan penyakit tersebut lebih tinggi sehingga deteksi dini perlu dilakukan secara rutin.

Budi juga mengingatkan pentingnya pencegahan penyakit tidak menular melalui pemeriksaan kesehatan berkala. Ia meminta warga binaan dan petugas menjaga tekanan darah tetap di bawah 120/80 mmHg, kadar gula darah di bawah 200 mg/dL, serta kolesterol di bawah 200 mg/dL agar risiko stroke dan penyakit jantung dapat ditekan.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan Andi Saguni mengatakan paket layanan CKG di lapas meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, tes cepat HIV, skrining TB menggunakan foto rontgen dada, hingga pemeriksaan dahak bagi peserta yang bergejala. 

Tahap awal pelaksanaan dilakukan di Nusakambangan dengan target 5.768 peserta yang terdiri atas 4.842 warga binaan dan 926 petugas pemasyarakatan. [in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
dishes