Logo Dialeksis
Beranda / Gaya Hidup / Olah Raga / Persiraja Resmi Kontrak Pemain Asal Lebanon

Persiraja Resmi Kontrak Pemain Asal Lebanon

Senin, 17 Februari 2020 16:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Samir Ayass, pemain baru Persiraja. (Foto: Persiraja.id)


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Persiraja Banda Aceh resmi mengikat kontrak gelandang Tim Nasional Lebanon, Samir Ayas selama satu musim. Tanda tangan kontrak pemain untuk slot asia itu berlangsung di Stadion H Dimurthala Lampineung, Banda Aceh, Senin (17/2) pagi.

Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani mengungkapkan Samir Ayass akan dikontrak selama satu musim.

"Samir Ayass pemain yang dibutuhkan Persiraja untuk posisi gelandang, dan Allhamdulillah Samir Ayass sepakat bergabung dengan Persiraja," kata Rahmat Djailani seperti dikutip dari situs resmi Persiraja.id.

Rahmat mengaku kalau Samir Ayass saat ini masih berstatus pemain Timnas Lebanon. Bahkan, Samir sudah meminta izin kepada manajemen Persiraja, kalau pada bulan Maret nanti akan pulang ke negaranya untuk membela Timnas.

"Nanti dari negara Lebanon akan mengirim surat resmi kepada Persiraja meminta Samir Ayass untuk pulang membela Timnas," kata Rahmat.

Sementara itu, Samir Ayass mengaku sangat senang bisa bergabung dengan Persiraja. Meski berstatus pemain Timnas Lebanon, menurutnya itu tidak menjadi penghambat baginya untuk membela Persiraja.

"Saya pernah dua tahun bermain di Asia bersama klub Al Ahed, dan pernah menjuarai AFC cup 2019 bersama Al Ahed," ungkapnya.

Bermain di Liga 1 Indonesia, menjadi tantangan baru baginya. Bahkan selama ini, dirinya memiliki ekspektasi untuk bermain di Asia. Ketika mendapatkan tawaran dari Persiraja, ia mengaku sangat senang.

"Saya sudah tahu kalau masyarakat Aceh sangat welcome, dan itu saya rasakan ketika tiba di Banda Aceh," ujarnya.

Ketika ditanyakan masalah target untuk Persiraja, Samir mengungkapkan kalau saat ini belum ingin berbicara target, namun lebih untuk beradaptasi dengan tim.

"Akan berusaha beradaptasi dulu, saya akan berusaha dalam setahun bisa berbahasa Indonesia," ujarnya. (ZU)

Editor :
Zulkarnaini

riset-JSI
Komentar Anda