Logo Dialeksis - Masker
utu pangdam
Beranda / Gaya Hidup / Olah Raga / Ali Basrah Terima Mandat Jadi Ketua Kick Boxing Indonesia Aceh

Ali Basrah Terima Mandat Jadi Ketua Kick Boxing Indonesia Aceh

Selasa, 27 Oktober 2020 22:45 WIB

Font: Ukuran: - +

H Ali Basrah, SPd MM, Darmiadi (Simpay Agam) dan Masri Amin menerima mandat sebagai pengurus Kick Boxing Indonesia (KBI) Aceh periode 2020-2024, Selasa (27/10/2020) dalam kegiatan Musyawarah Provinsi. [Foto: dok. KBI Aceh]


DIALEKSIS.COM | Aceh Besar - H Ali Basrah, SPd MM Anggota DPR Aceh terpilih secara aklamasi dan menerima mandat untuk menjadi Ketua Kick Boxing Indonesia (KBI) Aceh periode 2020-2024, dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) KBI Aceh di sebuah kafe kawasan Gampong Lamsayeun, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Selasa (27/10/2020). 

Dalam Musprov KBI Aceh itu juga disepakati, Darmiadi (Simpay Agam) sebagai Ketua Harian dan Sekretaris Masri Amin, SE, M.Si untuk mendampingi H. Ali Basrah, S.Pd, MM menjalankan roda organisasi sehari-hari.

Ali Basrah dalam sambutannya mengatakan, organisasi bela diri KBI Aceh akan secepatnya ia kembangkan dengan membentuk pengurus cabang (pengcab) di 23 kabupaten/kota di Aceh. Hal ini untuk legalisasi menjadi bagian KONI Aceh.

"Kita akan membina Kick Boxing Indonesia Aceh agar lebih maju," tukas mantan Wakil Bupati Aceh Tenggara itu.

Ia menekankan kepada para atlet untuk terus meningkatkan prestasi sehingga mampu menghadapi persaingan dalam menghadapi eksebisi di pentas Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2021 di Papua.

"Manfaatkan waktu dengan terus berlatih secara serius dan memperbaiki kekurangan yang ada agar mampu mengukir prestasi ke depan," papar Ali Basrah yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar DPRA.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum I KONI Aceh, Faisal Saifuddin mengatakan dalam forum yang dihadiri komunitas Kick Boxing Aceh, Aceh memiliki potensi untuk pengembangan olahraga Kick Boxing Indonesia. Karena orang Aceh punya mental petarung

"Jadi, kita harus kembangkan KBI Aceh ini sehingga ke depan bisa melahirkan atlet-atket kick boxing yang akan membawa harum nama Aceh hingga ke tingkat nasional," urainya.

Karena, menurut Faisal Saifuddin, kick boxing ini merupakan gabungan berbagai komunitas olahraga bela diri, sehingga potensinya cukup besar di Aceh.

"Hanya perlu pembinaan dan pengembangan saja," ucap Faisal Saifuddin dalam acara yang dihadiri para atlet dan pengurus mandat KBI Aceh tersebut.

Untuk diketahui, kick boxing adalah seni bela diri yang menggabungkan gerakan menendang dan meninju. Olahraga bela diri ini mengandalkan kontak fisik secara intens. Artinya semua jenis beladiri bisa menjadi bagian komunitas Kick boxing dengan sedikit penyesuaian. (MA/rls)

Editor :
Indri

BPMA pangdam
riset-JSI
Komentar Anda
syamsul rizal hari guru