DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB PERCASI) bersama PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk kembali menggelar Japfa Chess Festival ke-16 Tahun 2026.
Kejuaraan tersebut berlangsung di Wisma Serbaguna Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2026), dan diikuti sekitar 600 atlet catur dari berbagai daerah di Indonesia.
Japfa Chess Festival tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari program pembinaan olahraga prestasi PB PERCASI. Kompetisi ini menjadi wadah untuk menjaring dan mengembangkan potensi atlet, terutama pecatur usia dini.
Mewakili Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman, Wakil Ketua Umum III KONI Pusat Mayjen TNI Purn Andrie T.U. Soetarno mengapresiasi konsistensi PB PERCASI dan Japfa dalam menggelar kompetisi secara berkelanjutan.
"Pembinaan prestasi tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan harus dilakukan secara berjenjang dan berkesinambungan dimulai dari usia dini," kata Andrie.
Ia berharap pembinaan melalui berbagai kompetisi dapat melahirkan pecatur muda yang mampu membawa nama Indonesia ke level internasional, termasuk mencetak Grand Master baru.
Hal senada disampaikan Plt Sekretaris Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Setiyana Djafar. Menurutnya, konsistensi PERCASI menggelar kompetisi dengan standar internasional menjadi salah satu bentuk komitmen meningkatkan prestasi catur Indonesia.
"Catur tidak hanya menjadi olahraga, namun juga kegiatan yang melatih kedisiplinan, penentuan strategi, serta konsentrasi," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Corporate Affairs PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk Rachmat Indrajaya mengatakan kerja sama antara Japfa dan PB PERCASI telah berlangsung lebih dari 26 tahun.
Kolaborasi tersebut mencakup pembinaan atlet sejak usia dini melalui berbagai program, termasuk Japfa for Kids. Menurut Rachmat, pembinaan tersebut telah melahirkan sejumlah atlet yang mampu meraih prestasi di tingkat kompetisi.
"Cabang olahraga catur bukan hanya tentang kompetisi dan strategi, melainkan tentang membangun karakter bangsa," katanya.
Wakil Ketua Umum PB PERCASI Komjen Pol Ahmad Ramadhan turut menyampaikan apresiasi kepada Japfa atas dukungan yang terus diberikan terhadap pembinaan catur nasional.
Ia menyebut antusiasme masyarakat terhadap olahraga catur semakin tinggi. Jumlah peserta Japfa Chess Festival tahun ini bahkan dibatasi sekitar 600 atlet.
"Ini menjadi bukti bahwa catur kian diminati di masyarakat. Tentunya kami masih perlu dukungan pemerintah agar pembinaan olahraga catur dapat terus berkembang," ujar Ahmad.
Japfa Chess Festival ke-16 menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga prestasi melalui sinergi antara organisasi olahraga, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Dengan kompetisi yang digelar secara konsisten dan pembinaan sejak usia dini, PB PERCASI berharap semakin banyak pecatur muda Indonesia yang mampu berprestasi di tingkat nasional hingga internasional. [*]

