Beranda / Berita / Nasional / Stagflasi Jadi Ancaman Mengerikan Dari Resesi, Benarkah?

Stagflasi Jadi Ancaman Mengerikan Dari Resesi, Benarkah?

Senin, 10 Oktober 2022 13:00 WIB

Font: Ukuran: - +


Ilustrasi. [Foto: Istimewa]

DIALEKSIS.COM | Jakarta - Tekanan yang tengah dihadapi sejumlah negara maju menjadikan tanda-tanda badai resesi dunia semakin jelas. Padahal, ada yang lebih mengerikan daripada resesi. Apa itu? Stagflasi.

Presiden Bank Dunia mengungkapkan pertumbuhan global melambat tajam sehingga lebih banyak negara jatuh ke dalam resesi. 

Negara-negara di dunia pun diimbau mendorong kebijakan yang bisa menghasilkan investasi tambahan, meningkatkan produktivitas dan alokasi modal.

Pasalnya Stagflasi membawa dampak cukup besar. Pada pasar finansial, resesi menyebabkan Wall Street sebagai kiblat bursa saham dunia ambrol. Begitu juga dengan mata uang selain dolar Amerika Serikat (AS). 

Dikutip dari CNBC Indonesia, Senin (10/10/2022), indeks S&P 500 sepanjang tahun ini sudah jeblok lebih dari 25 persen dan berada di level terendah sejak akhir 2022.

Sementara itu, Indeks dolar AS melesat sekitar 17 persen dan berada di level tertinggi dalam 20 terakhir. Meroketnya indeks dolar AS tersebut menjadi indikasi mata uang lainnya rontok. Kemudian, resesi akan berdampak pada tingkat pengangguran yang semakin tinggi tetapi tingkat inflasi rendah.

Selanjutnya »     Sebab, ketika banyak warga yang mengangg...
Halaman: 1 2 3
Keyword:


Editor :
Alfatur

riset-JSI
Komentar Anda