Beranda / Berita / Nasional / Menteri BUMN: Startup Perlu Didukung Infrastruktur Digital

Menteri BUMN: Startup Perlu Didukung Infrastruktur Digital

Sabtu, 06 Maret 2021 08:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Menteri BUMN, Erick Thohir. [Dery Ridwansah/Jawa Pos]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan bahwa upaya membantu perusahaan rintisan atau startup perlu didukung infrastruktur digital dan pusat data (data center).

"Banyak startup kita ini sekarang yang didukung oleh BUMN. Namun membantu startup tanpa didukung juga dengan data center, server komputasi awan (cloud), infrastruktur digital pasti berat," kata Erick dalam Rakernas Hipmi di Jakarta, Jumat (5/3/2021).

Di Telkom sendiri, ujar Erick, sudah memiliki perusahaan yang namanya MDI Ventures untuk berinvestasi pada perusahaan startup.

MDI Ventures merupakan anak usaha Telkom yang bermitra untuk pengembangan startup digital.

Tidak hanya di Telkom, upaya mendukung startup juga dilakukan oleh Telkomsel, Mandiri dan beberapa perusahaan BUMN lainnya.

"Maka dari itu Telkom dan Telkomsel kami ubah model bisnisnya sekarang bahwa Telkom tidak hanya bisa berdasarkan infrastructure based, tapi juga service based yang salah satunya adalah data center," ujar Menteri BUMN tersebut.

Erick ingin ada data center yang kuat, memiliki jaringan Wifi dan fiber optic yang kuat karena semua hal tersebut berkaitan dengan data.

Sebelumnya PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui anak usahanya MDI Ventures perusahaan modal ventura bersama dengan Finch Capital perusahaan teknologi keuangan berkolaborasi meluncurkan Arise Fund yaitu perusahaan pendanaan tahap awal bagi para startup teknologi Indonesia.

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan wujud komitmen TelkomGroup untuk menciptakan ekosistem teknologi digital yang sehat dan terus berkembang, demi memperkuat ekonomi digital Indonesia serta membangun sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang modern.

Kedua pihak sepakat mendorong investasi untuk pengembangan startup dengan meluncurkan Arise Fund, yaitu perusahaan investasi dengan fokus pendanaan tahap awal bagi startup teknologi Indonesia. (Antara)

Keyword:


Editor :
Sara Masroni

riset-JSI
Komentar Anda