Senin, 10 Agustus 2026
Beranda / Berita / Nasional / Cara Baca Patok KM di Jalan Tol, Penting Saat Mobil Mogok atau Kecelakaan

Cara Baca Patok KM di Jalan Tol, Penting Saat Mobil Mogok atau Kecelakaan

Minggu, 09 Agustus 2026 21:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Arti dan fungsi dari angka kecil berwarna hijau di rambu patok kilometer jalan tol. [Foto: Humas KP/gridoto.com]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pengguna jalan tol tentu kerap melihat rambu berbentuk persegi panjang bertuliskan KM dan angka tertentu di sepanjang perjalanan.

Rambu tersebut merupakan patok kilometer yang berfungsi menunjukkan lokasi kendaraan pada suatu ruas jalan tol.

Selain membantu pengendara mengetahui posisi perjalanan, patok kilometer juga penting ketika terjadi kondisi darurat. Informasi pada rambu tersebut dapat membantu petugas menemukan lokasi pengguna jalan dengan lebih cepat.

Patok kilometer umumnya memuat dua informasi, yakni angka kilometer dan angka hektometer. Rambu ini biasanya dipasang dengan interval sekitar 200 meter.

Cara Membaca Patok Kilometer

Pada bagian atas patok terdapat tulisan KM disertai angka dengan latar putih dan tulisan berwarna hitam. Angka tersebut menunjukkan posisi kilometer pada ruas jalan tol.

Sementara bagian bawah biasanya menampilkan angka berwarna putih dengan latar hijau. Angka ini menunjukkan informasi hektometer, yakni jarak tambahan dalam satuan meter dari kilometer yang tertera pada bagian atas.

Sebagai contoh, jika sebuah patok menunjukkan KM 214 pada bagian atas dan angka 200 pada bagian bawah, berarti posisi kendaraan berada di KM 214+200.

Artinya, kendaraan berada 214 kilometer ditambah 200 meter dari titik acuan kilometer pada ruas jalan tersebut.

Penting Saat Terjadi Kondisi Darurat

Informasi patok kilometer akan sangat berguna ketika kendaraan mengalami gangguan di jalan tol, seperti mogok, ban pecah, maupun kecelakaan.

Dalam kondisi tersebut, pengendara dapat menyampaikan nama atau rute jalan tol serta angka pada patok kilometer terdekat ketika menghubungi petugas atau layanan jalan tol.

Dengan informasi lokasi yang lebih spesifik, petugas dapat lebih mudah mengetahui titik kejadian sehingga penanganan bisa dilakukan dengan lebih cepat.

Korlantas Polri mengimbau masyarakat untuk mengenali berbagai perlengkapan yang terdapat di jalan tol, termasuk patok kilometer.

Pengendara tidak perlu menghafalkan seluruh titik kilometer di sepanjang perjalanan. Namun, memahami cara membaca patok tersebut penting agar dapat memberikan informasi lokasi secara tepat ketika membutuhkan bantuan.

Apabila mengalami gangguan kendaraan di jalan tol, pengendara juga diimbau tetap mengutamakan keselamatan.

Jangan berhenti sembarangan di lajur perjalanan. Jika memungkinkan, arahkan kendaraan ke tempat yang aman dan gunakan perlengkapan keselamatan sesuai kondisi. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI