Beranda / Berita / Nasional / Bye! TikTok Shop Resmi Ditutup di Indonesia

Bye! TikTok Shop Resmi Ditutup di Indonesia

Rabu, 04 Oktober 2023 23:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Auliana Rizky
Foto: Ist./Net

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - TikTok Shop resmi ditutup di Indonesia, terhitung efektif hari ini, Rabu (4/10/2023) pukul 17.00 WIB. Pedagang dan pembeli tak bisa lagi melakukan transaksi jual-beli di platform tersebut. Kendati demikian, aplikasi utama TikTok yang berperan sebagai media sosial tak terpengaruh dengan penutupan TikTok Shop.

Dalam laman resminya, TikTok Indonesia mengatakan keputusan mencabut fitur TikTok Shop di Tanah Air dilakukan untuk mematuhi peraturan yang berlaku.

Pemerintah melalui Permendag 31 Tahun 2023 melarang media sosial berperan ganda sebagai e-commerce. Pedagang hanya bisa memanfaatkan TikTok untuk mempromosikan jualannya, tapi tak boleh ada transaksi yang terjadi di dalam aplikasi. Jika TikTok Shop ingin terus beroperasi, layanan itu harus memiliki aplikasi yang berdiri sendiri. Dalam artian, tak boleh menumpang di aplikasi TikTok.

"Prioritas utama kami adalah untuk menghormati dan mematuhi peraturan dan hukum yang berlaku di Indonesia, dengan demikian, kami tidak akan lagi memfasilitasi transaksi e-commerce di dalam TikTok Shop Indonesia, efektif per tanggal 4 Oktober, pukul 17.00 WIB," ujar TikTok Indonesia dalam sebuah pernyataan, Selasa (3/10/2023).

Tidak hanya itu, sebelumnya, pihak TikTok menyebut ada 6 juta pelaku UMKM yang berjualan di TikTok Shop. Selain itu, hampir 7 juta kreator affiliate yang juga mencari pemasukan via TikTok Shop.

Menanggapi hal ini, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki meyakini tak akan berdampak negatif pada pedagang kecil yang selama ini menggunakan platform tersebut. Menurutnya, pedagang bisa pindah ke platform e-commerce lain untuk berjualan. Di Indonesia, ada beberapa platform e-commerce yang berlaku murni untuk transaksi jual-beli online.

"Tak hanya Tiktok Shop, mereka bisa jual di platform apa saja yang ada di Indonesia, pembeliannya juga kan tinggal pindah channel saja, sesederhana itu," pungkasnya. [AU]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda