Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Pertahanan dan Keamanan / Rekayasa Lalu Lintas, 40 Personel Dishub Aceh Besar Disiagakan Selama Meugang dan Ramadan

Rekayasa Lalu Lintas, 40 Personel Dishub Aceh Besar Disiagakan Selama Meugang dan Ramadan

Rabu, 18 Februari 2026 18:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Petugas LLAJ Dinas Perhubungan Aceh Besar sedang melakukan pengawasan lalu lintas di Jalan utama pasar Induk lambaro, Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (18/2/2026). [Foto: MCAB]


DIALEKSIS.COM | Jantho - Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Besar menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Pasar Induk Lambaro guna mengatasi kemacetan yang kerap terjadi, terutama menjelang tradisi Meugang dan selama Bulan Suci Ramadhan. Rekayasa tersebut dilakukan dengan menerapkan sistem satu arah.

Kendaraan diarahkan masuk melalui jalur samping masjid dan keluar menuju Jalan Soekarno-Hatta. Skema ini diberlakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang meningkat akibat aktivitas masyarakat berbelanja kebutuhan Meugang dan Ramadhan.

Kadishub Aceh Besar melalui Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional (Dalops) Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Besar, Fahrul Razi, menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan upaya strategis untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan tertib.

“Untuk mengatasi kemacetan di Jalan Pasar Induk Lambaro, kita membuat rekayasa lalu lintas dengan sistem satu arah. Kendaraan masuk dari samping masjid dan keluar menuju Jalan Soekarno-Hatta. Selain itu, kita juga menempatkan petugas pada titik-titik rawan kemacetan,” ujar Fahrul Razi, di Lambaro, Rabu (18/2/2026).

Ia menambahkan, selain di kawasan Pasar Induk Lambaro, pihaknya juga menurunkan personel secara rutin setiap hari selama Meugang dan bulan puasa Ramadhan di sejumlah titik strategis yang berpotensi terjadi kepadatan arus kendaraan.

Adapun lokasi yang menjadi fokus pengamanan dan pengaturan lalu lintas meliputi: Depan MPP Koni Bebek Bg Nasir (Lambaro); Simpang Cot Iri; Simpang Aneuk Galong; Simpang Pasar Seulimeum; Pasar Ketapang; dan Simpang Ajun Jempet (Traffic Light)

“Total ada 40 personel yang kita turunkan dan ditempatkan di lokasi-lokasi yang telah ditentukan. Mereka bertugas setiap hari selama Meugang dan Ramadhan untuk memastikan arus lalu lintas tetap terkendali dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman serta nyaman,” jelasnya.

Fahrul Razi juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar mematuhi arahan petugas di lapangan serta mengikuti skema rekayasa lalu lintas yang telah diberlakukan.

“Kami berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan mematuhi rambu dan arahan petugas. Dengan sinergi bersama, insya Allah kemacetan bisa kita minimalisir,” pungkasnya.

Dengan langkah antisipatif tersebut, diharapkan mobilitas masyarakat di kawasan Lambaro dan sekitarnya selama momentum Meugang dan Ramadhan dapat berlangsung tertib, lancar, dan kondusif. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI