DIALEKSIS.COM | Tapaktuan - Polres Aceh Selatan melalui Program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN) mengajak para pemuda untuk menjauhi narkoba, judi online, tawuran dan geng motor.
Kegiatan tersebut berlangsung di Pos Jaga Gampong Hulu, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan dipimpin Wakapolres Aceh Selatan Kompol M. Jafaruddin, S.E., M.A.P., mewakili Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah, S.I.K., M.H.
Turut hadir Kasat Binmas Iptu Yunizar, Keuchik Gampong Hulu Deki Iskandar, Sekretaris Gampong Fifin, para pemuda serta personel Polres Aceh Selatan.
Dalam arahannya, Wakapolres meminta pemuda berani menolak tiga hal yang dinilai dapat merusak masa depan, yakni narkoba, judi online dan pinjaman online, serta tawuran dan geng motor.
Ia menegaskan keberanian pemuda tidak ditunjukkan dengan tindakan melanggar hukum, tetapi melalui kemampuan menjaga diri, memilih pergaulan sehat dan mengisi waktu dengan kegiatan produktif.
Wakapolres juga mengajak masyarakat mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling). Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.
Para pemuda diharapkan aktif dalam ronda malam dan segera melaporkan hal mencurigakan kepada Bhabinkamtibmas maupun melalui Call Center Polri 110.
Selain itu, pemuda didorong memanfaatkan potensi daerah untuk membuka usaha dan menciptakan lapangan kerja. "Saya berharap para pemuda memiliki semangat, kreativitas dan kepedulian untuk membangun gampong sendiri. Manfaatkan potensi yang ada dan jadilah generasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat," ujar Jafaruddin.
Kegiatan Program POLIRAN kemudian dilanjutkan dengan ngopi bareng bersama para pemuda.
Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, menyerap aspirasi sekaligus memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). [*]