Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Pertahanan dan Keamanan / Modus Penipuan Makin Canggih, Diskominfo Bener Meriah Tekankan Keamanan Data

Modus Penipuan Makin Canggih, Diskominfo Bener Meriah Tekankan Keamanan Data

Rabu, 22 April 2026 17:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Foto: Diskominfo BM


DIALEKSIS.COM | Redelong - Seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, potensi ancaman terhadap keamanan data pribadi masyarakat turut meningkat. 

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bener Meriah mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam menjaga data pribadi agar tidak disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Kepala Diskominfo Bener Meriah, Ilham Abdi, SSTP, MAP, mengatakan bahwa data pribadi seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor telepon, alamat email, hingga informasi perbankan merupakan data sensitif yang tidak boleh dibagikan sembarangan.

“Kasus penipuan digital saat ini semakin marak dan menunjukkan bahwa pelaku kejahatan siber semakin canggih dalam memanfaatkan kelengahan masyarakat. Karena itu, perlindungan data pribadi harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Ia menjelaskan, sejumlah modus penipuan yang kerap terjadi di masyarakat antara lain tautan palsu (phishing) yang mengatasnamakan instansi resmi, penyebaran file berbahaya berkedok undangan atau paket (APK), penipuan berkedok layanan pelanggan, penggunaan QR Code palsu, hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk meniru suara atau identitas seseorang.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, masyarakat diimbau untuk tidak membagikan PIN maupun kode OTP kepada siapa pun, selalu melakukan verifikasi terhadap informasi yang mencurigakan, serta menghindari mengunduh file atau mengklik tautan dari sumber tidak dikenal.

Selain itu, masyarakat juga diminta menggunakan kata sandi yang kuat, mengaktifkan verifikasi dua langkah pada akun digital, serta rutin memperbarui sistem keamanan perangkat.

Diskominfo Bener Meriah menegaskan komitmennya dalam meningkatkan literasi digital masyarakat serta memperkuat sistem keamanan informasi di lingkungan pemerintahan.

Melalui imbauan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam menggunakan teknologi digital dan bersama-sama menciptakan ruang digital yang aman dan terpercaya. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI