Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Pertahanan dan Keamanan / Karhutla Jadi Ancaman, Polisi dan Warga Aceh Besar Gencarkan Sosialisasi di Glee Taron

Karhutla Jadi Ancaman, Polisi dan Warga Aceh Besar Gencarkan Sosialisasi di Glee Taron

Sabtu, 24 Januari 2026 21:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Kapolsek Darul Imarah AKP. Firmansyah, S.H dan personil Polsek Darul Imarah Polresta Banda Aceh bersana Keuchik Gampong Leu Ue melakukan pemasangan spanduk sosialisasi Karhutla di Kawasan Gunung Glee Taron. [Foto: Humas Res BNA]


DIALEKSIS.COM | Jantho - Aparat kepolisian meningkatkan langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah rawan Aceh Besar. 

Polsek Darul Imarah bersama masyarakat melakukan sosialisasi serta pemasangan spanduk larangan karhutla di kawasan pegunungan Glee Taron Mata Ie, Gampong Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah, Jumat (23/1/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Darul Imarah AKP Firmansyah, S.H sebagai upaya mengantisipasi potensi kebakaran sejak dini, khususnya di area hutan dan pegunungan yang rawan pembakaran lahan. Spanduk dipasang di sejumlah titik strategis yang kerap dilalui warga.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana, S.I.K., M.H melalui AKP Firmansyah menyebut langkah tersebut merupakan bentuk pencegahan berbasis edukasi.

“Pemasangan spanduk di kawasan hutan bertujuan mengingatkan masyarakat akan bahaya karhutla dan sanksi hukum bagi pelakunya,” kata Firmansyah.

Selain pemasangan spanduk, personel kepolisian juga memberikan imbauan langsung kepada warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melapor jika menemukan potensi kebakaran. Menurut Firmansyah, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menekan risiko karhutla.

Keuchik Gampong Leu Ue, Yusri, VE, ST, mengapresiasi langkah kepolisian tersebut. Ia menilai kehadiran aparat di lapangan menunjukkan keseriusan dalam menjaga lingkungan dan keselamatan warga. 

“Kami mendukung penuh upaya pencegahan karhutla demi kelestarian kawasan Glee Taron,” ujarnya. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI