DIALEKSIS.COM | Meulaboh - Memasuki fase sepuluh malam terakhir bulan suci Ramadhan 1447 H, Aliansi Konsulat ABAR (Aceh Jaya, Aceh Barat, dan Nagan Raya) dari Ruhul Islam Anak Bangsa resmi menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat bertajuk "Noor of Ramadhan: Enlightening Hearts and Minds".
Kegiatan ini dibuka secara resmi pada Selasa (10/3/2026), bertempat di lingkungan SD 01 Percontohan Meulaboh. Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah SD 01 Percontohan Meulaboh, Maswarni, S.Pd., M.Si., seluruh Dewan Guru, serta perwakilan pimpinan pesantren dan jajaran panitia.
Sebanyak kurang lebih 120 peserta yang merupakan siswa kelas 4, 5, dan 6 Sekolah Dasar tampak antusias mengikuti rangkaian program yang akan berlangsung hingga 13 Maret mendatang.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana, Said Fayyadh Munadi, yang juga merupakan Santriwan MA Ruhul Islam Anak Bangsa (RIAB), menegaskan bahwa momentum penghujung Ramadhan harus diisi dengan penguatan spiritualitas. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan keberkahan bulan suci sebagai sarana meningkatkan keimanan, memperdalam ilmu agama, serta membentuk akhlakul karimah sejak dini.
"Kami ingin menumbuhkan semangat ibadah dan kebersamaan pada generasi muda. Melalui Pesantren Kilat ini, kami berharap para siswa dapat mengisi waktu di sepuluh malam terakhir Ramadhan dengan hal-hal yang bermanfaat bagi dunia dan akhirat," ungkap Said Fayyadh Munadi.
Kepala Sekolah SD 01 Percontohan Meulaboh, Maswarni, S.Pd., M.Si., menyambut hangat inisiatif para santri tersebut. "Ilmu yang telah didapatkan oleh kakak-kakak panitia ini sangat bermanfaat jika dibagikan kepada adik-adik yang masih dalam tahap belajar. Kegiatan berbagi ilmu seperti ini sangat baik dilakukan, apalagi di penghujung Ramadhan, agar para siswa kita semakin bersemangat dalam mendalami agama," ujar Maswarni.
Puncak acara ditandai dengan sambutan dari Pimpinan Ruhul Islam Anak Bangsa (RIAB) yang diwakili oleh Ustadz Fajri Ardian, S.Pd. Beliau menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada pihak sekolah yang telah memberikan ruang bagi para santri untuk berkhidmat.
"Kami berharap kegiatan ini menjadi sarana yang bermanfaat dalam menambah ilmu, memperkuat keimanan, serta memakmurkan bulan suci Ramadhan," ungkap Ustadz Fajri Ardian. Usai sambutan, ia secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Selama empat hari ke depan, para peserta akan mengikuti berbagai agenda islami yang interaktif, mulai dari pembelajaran keislaman, tilawah Al-Qur’an, kajian Ramadhan, hingga praktik ibadah. Suasana belajar juga dimeriahkan dengan permainan edukatif, kuis, dan berbagai perlombaan menarik untuk menumbuhkan rasa ukhuwah dan karakter islami. [*]