Logo Dialeksis
ISBI dan Asrizal Pan
Beranda / Gaya Hidup / Cara Hitung Masa Subur Agar Cepat Hamil

Cara Hitung Masa Subur Agar Cepat Hamil

Sabtu, 18 Januari 2020 10:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Foto: inspirasielora.blogspot.com

DIALEKSIS.COM | Jakarta - Tak semua aktivitas seksual pasti bisa membuahkan kehamilan. Bagi Anda yang mendambakan buah hati, berhubungan seksual dengan mempertimbangkan atau menghitung masa subur perempuan berpotensi membuahkan kehamilan.

Christopher Ng, dokter kandungan dan ginekolog GynaeMD Women's & Rejuvenation Clinic mengungkapkan bahwa tingkat kesuksesan untuk hamil akan tinggi jika hubungan seks dilakukan selama masa subur.

Lalu bagaimana cara mengetahui dan menghitung masa subur perempuan? 

1. Cek temperatur basal

Cek suhu tubuh Anda tiap pagi sebelum Anda meninggalkan tempat tidur. Anda akan sangat subur antara 2-3 hari sebelum suhu tubuh Anda naik. Namun kenaikannya biasanya kurang dari 1 derajat celcius.

2. Hitung dengan kalender ovulasi

Gunakan kalender sederhana untuk menandai hari atau periode Anda tiap bulan. Catat jumlah hari tiap periode menstruasi berlangsung.

Ovulasi atau masa subur kemungkinan besar terjadi pada titik tengah siklus menstruasi bulanan. Namun dengan catatan jika periode menstruasi Anda teratur. 

Jika Anda memiliki siklus 28 hari yang konsisten, maka ovulasi kemungkinan akan dimulai sekitar 14 hari setelah periode terakhir.

Jika Anda memiliki siklus 32 hari lebih lama, masa subur kemungkinan akan dimulai sekitar 18 hari setelah periode terakhir.

3. Pakai alat uji ovulasi urine 

Alat ini akan membantu Anda menguji urine saat mengalami lonjakan hormon sebelum ovulasi.

4. Melihat perubahan mucus cervical

Tepat sebelum ovulasi, ada peningkatan sekresi vagina yang jelas. Vagina juga akan lebih lembap dan ada sekresi. Ini akan terlihat menyerupai putih telur mentah.

Mengutip Asia One, ketika masa subur sudah lewat, sekresi vagina ini akan menjadi keruh dan lengket, atau bahkan hilang sepenuhnya.

Dalam masa subur, sel telur bisa bertahan selama 24 jam. Sementara sperma bisa bertahan sampai tiga hari di dalam rahim.

Masa subur berada di hari ovulasi dan dua hari sebelumnya. Di masa subur ini, peluang Anda untuk hamil akan semakin besar. (cnn)


Editor :
Indri

hendra dan nasdem
muslahuddin dan PPP ikhsanuddin
pengairan dan golkar
Komentar Anda
Dinas pertanahan 1