Dialeksis - Akurat, Tajam, dan Strategis
Beranda / Gaya Hidup / Aquaria : Fantasi Dunia Laut di Kuala Lumpur

Aquaria : Fantasi Dunia Laut di Kuala Lumpur

Senin, 15 Oktober 2018 22:49 WIB

Font: Ukuran: - +

DIALEKSIS ן Kuala Lumpur - Musim liburan mulai tiba.  Tentu ada banyak rencana yang bisa dilakukan agar bisa terlaksana sesuai bujet. Kelas menengah di Indonesia memang telah semakin tumbuh sejak 20 tahun terakhir ini, sehingga konsep leissure time (waktu bersenang-senang) dan hasrat berwisata pun semakin tumbuh. Aneka destinasi pun bisa dipilih.

Tak ada di sudut Indonesia yang tidak terdampak globalisasi wisata dan kunjungan. Kota Banda Aceh sendiri telah dikenal memiliki beberapa penerbangan ke luar negeri seperti Kuala Lumpur dan Penang, disamping penerbangan ke Jeddah untuk umrah dan haji. Terbukanya akses ke luar negeri membuat banyak masyarakat Aceh memiliki opsi alternatif liburan. Bukan saja ke Jakarta, Bandung, Yogyakarta, atau Bali, tapi juga ke Malaysia.


Di samping secara jarak cukup dekat dan tentu pengeluaran juga bisa lebih hemat, perjalanan ke luar negeri juga membuka cakralawa tentang budaya negeri jiran yang masih serumpun ini.


Jika Anda masih memiliki anak-anak, maka baik buat kunjungan atraksi dunia bawah laut, yaitu Aquaria. Lokasinya terletak di kompleks Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC)  atau sering dikenal juga dengan nama Menara Kembar Petronas. Lokasinya berada di lantai bawah dengan menempuh perjalanan sepanjang 500 meter melewati terowongan bawah.


Namun jangan kuatir. Jalan menuju lokasi didesain dengan cukup apik dengan desain  tiga dimensi. Sehingga banyak pelancong memanfaatkan lorong ini untuk berfoto.


Setiba di Aquaria, kita mulai disuguhkan dengan aneka jenis hewan air, baik air tawar seperti sungai Amazon seperti ikan Piranha hingga laut dalam dan mamalia pesisir yang berisi aneka hiu, pari, penyu, ikan kalajengking, bintang laut, hingga Dora dan clown fish atau sering dikenal dengan ikan Nemo. Ada lebih 5.000 makhluk laut di ruang seluas 5.500 meter kubik atau 5,5 juta liter air. Bayangkan berapa besar tempat penampungannya dan bagaimana biaya pemeliharaanya. Ini salah satu osenarium termegah yang terdapat di Asia.


Untuk tiket dewasa harga jika Anda membeli via Traveloka adalah Rp. 162 ribu dan tiket anak-anak (di atas tiga tahun hingga 12 tahun) adalah Rp. 140 ribu. Adapun anak di bawah tiga tahun digratiskan dan usia di atas 60 tahun atau senior citizen mendapatkan potongan harga istimewa. Namun bagi manula tiket tidak bisa dipesankan via aplikasi belanja daring.

Bagaimanapun, jika dibandingkan dengan wahana permainan lainnya di Jakarta, harga yang dipatok sebenarnya tidak terlalu mahal, setimbang kepuasan kita melihat kerajaan aquatika yang dipamerkan di wahana ini.


Namun hati-hati, akan ada jebakan “bakwan”. Ketika masuk di pintu pertama, ada karyawan yang akan menghalau Anda dengan penuh simpatik untuk berfoto. Foto itu ternyata dijual di pintu keluar dengan harga cukup mahal. Dua foto cetak dengan album dibandrol RM 115 atau sekitar Rp. 400 ribu. Jadi bagi Anda yang tidak tertarik atau tidak memilki uang untuk menebus, tidak perlu menjadi kasihan atau sok kaya. Lewati saja dengan kepala tegak. Toh, dengan kecanggihan kamera telepon genggam yang kita miliki saat ini, kualitas gambar pasti tak akan kalah. Dan kita bisa membuat gaya gokil sesuka cita.


Jebakan Batman lainnya adalah souvenir. Ternyata harga jualnya juga terasa lebih mahal. Kantong Anda pasti berdenyut-denyut dan kesemutan melihatnya. Jika Anda mau bersabar, benda-benda souvenir bisa dibeli di pusat-pusat belanja yang ada di sekitar Kuala Lumpur seperti Pudu, Petaling Street, Pasar Seni, Bukit Bintang, dll. Mungkin karena souvenir itu harus dijual di bangunan megah dengan biaya pemeliharan yang tidak murah.


Pantare! Nikmatilah hari ini dengan rasa syukur, dan jangan lupa menabung untuk hari nanti dengan ibadah dan perbuatan baik. (*)

Editor :
AMPONDEK

Komentar Anda