Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Ekonomi / Pasar Lambaro Ditata Ulang, Pedagang dan Pembeli Sama-Sama Diuntungkan

Pasar Lambaro Ditata Ulang, Pedagang dan Pembeli Sama-Sama Diuntungkan

Selasa, 31 Maret 2026 19:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Petugas retribusi sedang bertugas di Portal Masuk Pasar Lambaro di Pasar Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Senin (30/3/2026). [Foto: MCAB]


DIALEKSIS.COM | Jantho - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar kembali melakukan penataan kawasan Pasar Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, sebagai upaya menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung. 

Langkah tersebut dilakukan karena selama ini kawasan Pasar Lambaro kerap mengalami kemacetan, terutama pada pagi hari saat aktivitas jual beli sedang ramai. Banyaknya pedagang yang membuka lapak di tepi hingga badan jalan membuat arus lalu lintas tersendat dan mengganggu kenyamanan pengunjung yang datang untuk berbelanja.

Penataan ini mendapat respons positif dari masyarakat yang berkunjung ke pasar tersebut. Salah satu pengunjung, Putri (38), mengaku kondisi pasar kini terlihat lebih rapi dibandingkan sebelumnya sehingga membuat aktivitas berbelanja menjadi lebih nyaman.

“Sekarang lebih enak berbelanja karena jalannya sudah lebih terbuka dan tidak terlalu sempit seperti dulu. Biasanya kalau pagi sangat padat karena banyak pedagang di pinggir jalan. Dengan penataan seperti ini, kami sebagai pengunjung tentu merasa lebih nyaman,” ujar Putri Senin (30/3/2026).

Menurutnya, langkah penataan yang dilakukan pemerintah daerah sangat tepat karena Pasar Lambaro merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Aceh Besar. Ia berharap penataan tersebut dapat terus dijaga agar pasar tetap tertib dan tidak kembali semrawut seperti sebelumnya.

“Kami berharap pemerintah terus mengawasi supaya kondisi pasar tetap rapi. Kalau sudah tertata seperti ini tentu sangat baik, baik untuk pedagang maupun pembeli,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang sayur di Pasar Lambaro, Rahma (45), mengaku penataan yang dilakukan pemerintah membuat suasana pasar menjadi lebih teratur. Meski pada awalnya para pedagang harus menyesuaikan kembali posisi lapak mereka, namun ia menilai langkah tersebut justru memberikan dampak positif bagi aktivitas jual beli.

“Awalnya memang harus menata ulang tempat jualan, tapi sekarang jadi lebih rapi. Pembeli juga lebih mudah lewat dan melihat dagangan kami,” kata Rahma.

Ia berharap penataan pasar dapat dilakukan secara berkelanjutan serta diikuti dengan peningkatan fasilitas pendukung seperti kebersihan lingkungan pasar dan pengelolaan sampah.

“Kalau pasar bersih dan tertata, pembeli juga lebih senang datang. Kami sebagai pedagang tentu berharap kondisi ini bisa terus dijaga,” pungkasnya. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI