DIALEKSIS.COM | Jakarta - Minat masyarakat terhadap investasi di pasar modal Indonesia terus menunjukkan tren meningkat. Hingga akhir 2025, jumlah investor pasar modal tercatat mencapai 20,3 juta investor, tumbuh 36,67 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Dari jumlah tersebut, investor saham dan surat berharga lainnya mencapai 8,59 juta investor, meningkat lebih dari 2,2 juta investor dibandingkan tahun 2024. Rata-rata investor aktif bertransaksi mencapai lebih dari 901 ribu per bulan, dengan transaksi investor ritel masih mendominasi sebesar 49,9 persen.
Pertumbuhan investor ini didorong oleh masifnya kegiatan literasi dan inklusi pasar modal. Sepanjang Januari–Desember 2025, BEI melalui Kantor Perwakilan dan Galeri Investasi telah menyelenggarakan 29.474 kegiatan edukasi yang diikuti lebih dari 2,8 juta peserta, baik secara luring maupun daring.
Sementara itu, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah Single Investor Identification (SID) meningkat sekitar 37 persen menjadi 20,32 juta SID. Dari sisi demografi, mayoritas investor berusia di bawah 30 tahun, mencerminkan kuatnya peran generasi muda dalam pertumbuhan pasar modal nasional. [in]