DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Aliansi Perdagangan dan Industri Kreatif Indonesia (APIKI) DPW Aceh menggelar pertemuan dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh guna memperkuat sinergi dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah tersebut.
Pertemuan itu juga dihadiri oleh sejumlah anggota APIKI yang merupakan pelaku usaha dari berbagai sektor.
Ketua APIKI DPW Aceh, Munarwansyah, mengatakan pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara organisasi pelaku usaha dan pemerintah daerah untuk menyampaikan berbagai kebutuhan, tantangan, serta peluang pengembangan UMKM di masa mendatang.
“Melalui pertemuan ini kami ingin memperkuat kolaborasi dan menyamakan persepsi agar pembinaan UMKM dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan,” ujar Munarwansyah, Jumat (30/1/2026).
Rombongan APIKI diterima langsung oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, T Adi Darma, yang didampingi oleh Kepala Bidang PSDI Syahrial Faujar serta Kepala UPTD Rumah Kemasan Aceh (RKA), Dewiana. Dalam kesempatan tersebut, APIKI juga menyampaikan apresiasi atas arahan dan dukungan Disperindag Aceh terhadap pengembangan sektor industri kecil dan perdagangan.
Kadisperindag Aceh, T Adi Darma, mengapresiasi kiprah APIKI Aceh yang dinilai aktif dan konsisten dalam mendampingi pelaku UMKM. Menurutnya, keterlibatan langsung anggota APIKI sebagai pelaku usaha menjadi nilai tambah bagi organisasi tersebut.
“APIKI bukan hanya organisasi, tetapi juga wadah bagi pelaku usaha yang terjun langsung di lapangan. Ini menjadi contoh yang baik dan memberikan dampak terhadap pergerakan ekonomi serta penciptaan lapangan kerja,” kata T Adi Darma.
Ia menegaskan bahwa Disperindag Aceh membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan APIKI, termasuk dalam memfasilitasi kemitraan dengan pihak swasta maupun BUMD. Ia juga menilai komunikasi yang intens dan silaturahmi yang berkelanjutan menjadi kunci dalam memperkuat pengembangan UMKM di Aceh.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya keaktifan organisasi agar eksistensi APIKI semakin dikenal masyarakat serta mampu memberikan kontribusi yang lebih luas.
Sementara itu, Pembina APIKI Aceh, Iskandarsyah Madjid, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pelaku UMKM melalui berbagai pelatihan, khususnya di bidang digital dan komunikasi bisnis. Ia juga mengapresiasi peran UPTD Rumah Kemasan Aceh yang dinilai telah membantu meningkatkan kualitas dan daya saing produk UMKM.
Iskandarsyah berharap para pelaku UMKM dan industri kecil dapat terus menjalin komunikasi aktif dengan Disperindag Aceh, sehingga berbagai persoalan yang dihadapi dapat dibahas dan diselesaikan secara bersama. [*]