DIALEKSIS.COM | Medan - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mempercepat akses pembiayaan bagi pengusaha UMKM di Sumatera Utara melalui Sosialisasi dan Akad Massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Pematang Siantar dan Kabupaten Simalungun pada Senin (23/2/2026) kemarin.
Lebih dari 450 pengusaha hadir, dengan 250 di antaranya menandatangani akad KUR secara langsung.
Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik, menegaskan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperluas akses pembiayaan sekaligus meningkatkan kualitas pendampingan UMKM.
“Kegiatan tersebut membuka bottleneck dan memberikan informasi lengkap terkait persyaratan serta tata cara mengakses KUR,” ujarnya dlam pernyataan resmi yang diterima pada Rabu (24/2/2026).
Selain penandatanganan, 200 pengusaha mengikuti sosialisasi dan coaching clinic untuk mengatasi kendala administrasi dan kesiapan usaha. Kegiatan ini melibatkan perbankan penyalur KUR, seperti BRI, BNI, BTN, Bank Mandiri, dan BPD Sumut, sebagai bentuk kolaborasi pemerintah dan perbankan untuk percepatan penyaluran.
Secara nasional, penyaluran KUR sepanjang 2025 mencapai Rp270 triliun atau 94% dari target, dengan 4,5 juta UMKM sebagai debitur. Di Sumatera Utara, penyaluran mencapai Rp14,7 triliun untuk 248 ribu pengusaha, dengan Kabupaten Simalungun dan Kota Pematang Siantar masing-masing mencatat Rp1,18 triliun dan Rp234 miliar.
“Dengan kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan pengusaha, UMKM di Sumatera Utara diharapkan semakin kuat sebagai penggerak ekonomi daerah dan nasional.” tutup Riza. [in]