Logo Dialeksis - Masker
Beranda / Berita / Dunia / Wisconsin dan Arizona Mensertifikasi Joe Biden sebagai Pemenang Pilpres

Wisconsin dan Arizona Mensertifikasi Joe Biden sebagai Pemenang Pilpres

Selasa, 01 Desember 2020 23:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Sekretaris Daerah dari Partai Demokrat Katie Hobbs (kiri) memperhatikan Direktur Pemilu, Bo Dul, memberi Gubernur Arizona Doug Ducey dokumen hasil pilpres, Senin (30/11/2020) di Phoenix. [Foto: AP]


DIALEKSIS.COM | AS - Dua negara bagian utama, Wisconsin dan Arizona, Senin (30/11/2020), mensertifikasi hasil pemilihan presiden, yang memenangkan Joe Biden, meskipun tim kuasa hukum Presiden Donald Trump telah menentang hasil tersebut.

Gubernur Wisconsin Tony Evers, yang juga seorang Demokrat, menandatangani sertifikasi yang menunjukkan Biden sebagai pemenang. Sertifikasi dilakukan setelah penghitungan ulang yang disetujui ketua Komisi Pemilu Wisconsin yang bipartisan. Tanda tangan Evers sebagai gubernur disyaratkan dalam undang-undang.

Tim kampanye Biden mengatakan penghitungan ulang menunjukkan bahwa Biden menang telak di Wisconsin dan tidak ada kecurangan. Kalau pun Trump memenangkan Wisconsin, 10 kursi elektoral di negara bagian itu tidak akan cukup untuk mengubah kemenangan Biden secara keseluruhan karena sejumlah negara bagian sudah mensertifikasi hasilnya.

Pejabat-pejabat negara bagian Arizona pada Senin (30/11) pagi juga mensertifikasi kemenangan tipis Biden. Sekretaris Daerah dari Partai Demokrat Katie Hobbs dan Gubernur Arizona Doug Ducey dari Partai Republik memuji integritas pemilu sebelum menandatangani hasilnya.

Gugatan hukum terhadap hasil pemilu yang disampaikan tim kampanye Trump atau para pendukungnya di negara-negara bagian utama umumnya tidak berhasil, sementara Trump terus menerus menyampaikan tudingan terjadinya kecurangan pemilu dan menolak mengakui kekalahannya.

Belum ada bukti terjadinya kecurangan yang luas dalam pilpres 2020. Faktanya pejabat-pejabat pemilu dari kedua partai politik telah menyampaikan di depan publik bahwa pilpres berjalan baik. Tim pengamat internasional juga mengukuhkan bahwa tidak ada kecurangan serius dalam pilpres itu. (VoA Ind)

Editor :
Indri

riset-JSI
Komentar Anda