Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Dunia / TAI Targetkan Pengiriman Jet Tempur KAAN ke Indonesia Mulai 2032

TAI Targetkan Pengiriman Jet Tempur KAAN ke Indonesia Mulai 2032

Minggu, 29 Maret 2026 13:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Jet tempur KAAN. Foto: Dok.Turkish Aerospace Industries

DIALEKSIS.COM | Internasional - Turkish Aerospace Industries (TAI) mengungkapkan perkembangan terbaru proyek jet tempur generasi kelima KAAN dan drone tempur Anka-3. CEO TAI Mehmet Demiroglu menyatakan, pengiriman KAAN ke Angkatan Udara Turki ditargetkan dimulai pada 2028, sementara ekspor ke Indonesia direncanakan berlangsung mulai 2032.

“Dengan mesin produksi dalam negeri, kami akan mulai mengirimkan KAAN ke Angkatan Udara kami dan Indonesia pada 2032 dan seterusnya,” kata Demiroglu dalam wawancara dengan media Oxu.Az, dikutip Ahad, 29 Maret 2026.

Indonesia sebelumnya telah meneken kontrak pembelian 48 unit jet tempur KAAN melalui Kementerian Pertahanan. Kesepakatan itu dilakukan di sela pameran industri pertahanan IDEF di Istanbul pada pertengahan 2025, dengan nilai proyek mencapai US$ 15 miliar atau sekitar Rp 251 triliun.

Demiroglu menjelaskan, program pengembangan KAAN menunjukkan kemajuan signifikan. Uji terbang prototipe telah menyelesaikan tiga dari lima fase yang direncanakan. Tahap pengujian lanjutan dijadwalkan dimulai pada 2026.

Saat ini, KAAN masih menggunakan mesin General Electric F110. Namun, TAI tengah mengembangkan mesin turbofan domestik TF35000 yang ditargetkan terintegrasi penuh pada sekitar 2032.

TAI juga membidik pasar ekspor yang lebih luas dengan target lebih dari 300 pesanan jet tempur. Menurut Demiroglu, negosiasi tengah berlangsung dengan sejumlah negara, termasuk Uni Emirat Arab dan Arab Saudi.

Selain KAAN, TAI mengembangkan drone tempur Anka-3 yang dirancang untuk berbagai misi, seperti pengintaian, pengawasan, peperangan elektronik, dan serangan. Demiroglu mengatakan, uji coba Anka-3 berjalan sesuai rencana dan pengiriman ke pemesan ditargetkan dimulai tahun ini.

Ia menambahkan, strategi nasionalisasi menjadi fokus utama dalam proyek-proyek TAI. Upaya tersebut bertujuan meningkatkan kemandirian teknologi sekaligus kapasitas produksi dalam negeri.

“TAI merupakan salah satu dari sedikit organisasi yang mengembangkan sistem pesawat sayap tetap, helikopter, dan UAV di bawah satu atap,” ujar Demiroglu.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI