DIALEKSIS.COM | Jakarta - TNI Angkatan Laut (TNI AL) resmi menambah kekuatan armadanya dengan kedatangan kapal perang terbaru,KRI Prabu Siliwangi-321, yang tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (2026).
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyatakan kapal buatan Italia tersebut akan meningkatkan kemampuan TNI AL dalam menjaga kedaulatan wilayah laut Indonesia.
“Dengan teknologi modern yang dimiliki, kemampuan kapal ini setara dengan yang dimiliki negara-negara seperti Australia, Singapura, dan Vietnam,” ujar Ali saat jumpa pers di Dermaga 107 Tanjung Priok.
Ia menjelaskan, KRI Prabu Siliwangi-321 merupakan bagian dari kelas Brawijaya bersama KRI Brawijaya-320 yang telah lebih dahulu tiba. Kapal ini termasuk jenis Offshore Patrol Vessel (OPV) yang dapat dikembangkan menjadi fregat atau kapal tempur.
“Dari segi ukuran, ini termasuk yang terbesar di kawasan Asia Tenggara,” tambahnya.
KRI Prabu Siliwangi-321 akan memperkuat jajaran Satuan Eskorta Komando Armada II yang bermarkas di Surabaya, Jawa Timur. Dalam waktu dekat, kapal tersebut akan dilibatkan dalam latihan tempur untuk menguji seluruh sistem persenjataan yang dimiliki.
“Kita akan melaksanakan latihan untuk memastikan seluruh sistem senjata dapat berfungsi optimal,” kata Ali.
Kapal ini berlayar dari Pangkalan Angkatan Laut La Spezia, Italia, pada 11 Februari 2026 sebelum akhirnya tiba di Jakarta. Dalam perjalanan, kapal sempat singgah di beberapa negara, termasuk Maroko dan Nigeria, serta berlabuh di Lampung pada 23 Maret 2026.
Dengan panjang 143 meter dan lebar 16,5 meter, KRI Prabu Siliwangi-321 dirancang untuk menjalankan berbagai misi, mulai dari patroli, peperangan permukaan, bawah laut, dan udara, hingga pengawalan objek vital, penegakan hukum di laut, serta operasi kemanusiaan.
Kapal ini dilengkapi berbagai sistem persenjataan modern, antara lain meriam utama OTO Melara 127 mm, meriam 76 mm Strales untuk pertahanan udara, 16 peluncur rudal vertikal, rudal anti-kapal Teseo Mk-2E, torpedo anti-kapal selam, serta sistem senjata jarak dekat.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana TNI Tunggul menyatakan kehadiran kapal ini menjadi bukti komitmen TNI dalam memperkuat dan memodernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) laut.
“Kehadiran KRI Prabu Siliwangi-321 mempertegas langkah maju TNI AL dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan Indonesia,” ujarnya dalam siaran pers.