Beranda / Berita / Dunia / Polisi Malaysia Sita RM114 juta Milik Najib Razak

Polisi Malaysia Sita RM114 juta Milik Najib Razak

Jum`at, 25 Mei 2018 11:33 WIB

Font: Ukuran: - +


Direktur investigasi kejahatan komersial Malaysia, Amar Singh mengadakan konferensi pers pada hari Jumat (25 Mei) untuk memberikan yang terbaru pada penyelidikan 1Malaysia Development Berhad (1MDB). (Screengrab: APTV)


DIALEKSIS.COM | Kualalumpur - Pejabat berwenang di Malaysia menyita sekitar RM114 juta atau sekitar Rp 399 Milyar atau  atau US $ 29 juta dari 35 tas yang disita dari tempat tinggal mantan perdana menteri Najib Razak, kata Amar Singh, Kepala Departemen Investigasi Kejahatan Komersial (CCID) Malaysia Jumat 25 Mei 2018.

CCID juga menyita 37 tas lainnya berisi perhiasan dan jam tangan, Nilai barang-barang ini belum dihitung.

Penemuan uang tunai itu ditemukan dalam 26 mata uang, kata Singh, dan disita dalam penggerebekan pada 18 Mei berdasarkan undang-undang anti-pencucian uang.

Sebanyak 22 petugas bank menghitung uang tunai dari 21 hingga 23 Mei dengan bantuan 11 mesin penghitung, tambah Singh. Dua puluh satu petugas bank berasal dari bank sentral negara dan satu lagi dari Bank Islam Malaysia.

Tiga apartemen di Pavilion Residences di Kuala Lumpur yang didiami oleh anak najib di geladah. Singh mengatakan putra dan putri perdana menteri digulingkan Najib Razak tinggal di apartemen, sementara apartemen ketiga tidak dihuni.

Singh menyebutkan gambar-gambar yang menyebar di media sosial yang mengaku menunjukkan barang-barang yang disita dalam serangan 18 Mei itu palsu.

"Para petugas CCID diperintahkan untuk tidak membawa ponsel," kata Singh. "Hanya kepala dan wakil yang melakukan penggerebekan yang memiliki telepon, dan itu hanya untuk satu tujuan: Untuk meneleponku."

Dia menambahkan: "Tidak ada foto yang diambil oleh petugas selama penyelidikan; yang diambil dilakukan oleh fotografer resmi."

Singh juga mendesak masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi palsu dan foto palsu karena mereka dapat "membahayakan penyelidikan".

Dia juga memecat uang yang ditemukan di dinding dan emas batangan yang ditemukan sebagai "berita palsu"

"Sehubungan dengan coklat yang menghilang , saya meminta pengacara untuk maju dan mengajukan laporan; mereka harus melaporkan siapa yang mengambil cokelat, dan saya akan menyelidiki lebih lanjut."

Singh adalah polisi teratas yang memimpin penyelidikan terhadap dana negara yang dilanda skandal yang didirikan oleh Najib, yang membantah melakukan kesalahan.

Keyword:


Editor :
Jaka Rasyid

riset-JSI
Komentar Anda