Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Dunia / Penasihat Keamanan Eropa Tiba di Kyiv Bahas Proposal Perdamaian Ukraina

Penasihat Keamanan Eropa Tiba di Kyiv Bahas Proposal Perdamaian Ukraina

Minggu, 04 Januari 2026 12:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Ukraina, tim Amerika dan NATO membahas dokumen perdamaian Rusia-Ukraina melalui video conference, Jumat (12/12/2025). [Foto: Instagram Zelenskyy Official]


DIALEKSIS.COM | Kyiv - Para penasihat keamanan nasional Eropa tiba di Kyiv pada hari Sabtu (3/1/2026) untuk membahas proposal perdamaian terbaru, seiring dengan semakin intensifnya upaya diplomatik yang dipimpin AS untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir 4 tahun di Ukraina. 

Diskusi ini berlangsung menjelang pertemuan antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan para pemimpin Eropa minggu depan.

“Hari kerja yang sibuk menanti: masalah keamanan dan ekonomi, penyusunan dokumen kerangka kerja, koordinasi langkah-langkah selanjutnya dengan para mitra,” kata kepala negosiator Ukraina, Rustem Umerov, dalam sebuah unggahan di X. Ia mengatakan perwakilan Kanada dan NATO hadir, selain perwakilan negara dan badan-badan Eropa.

Ukraina sedang mengoordinasikan rencana jaminan keamanan dengan mitra-mitra Eropa yang akan mencakup perjanjian kerangka kerja multilateral yang melibatkan pasukan Ukraina sebagai garis pertahanan pertama, pasukan yang dipimpin Eropa yang ditempatkan di Ukraina, dan dukungan "penjamin" Amerika, menurut negosiator Ukraina Oleksandr Bevz.

Pada hari Selasa, Zelenskyy mengumumkan rencana pertemuan dengan para pejabat dari sekitar 30 negara, yang disebut Koalisi Sukarelawan, yang mendukung upaya Kyiv untuk mengakhiri perang dengan Rusia dengan syarat yang dapat diterima.

Pertemuan penasihat keamanan nasional dari negara-negara tersebut pada hari Sabtu dijadwalkan akan diikuti oleh pertemuan para pemimpin negara-negara tersebut pada hari Selasa di Paris.

Putaran pembicaraan terbaru ini terjadi setelah Zelenskyy pada hari Jumat menunjuk kepala intelijen militer Ukraina sebagai kepala staf barunya.

Presiden menggambarkan penunjukan Jenderal Kyrylo Budanov sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk mempertajam fokus pada keamanan, pengembangan pertahanan, dan diplomasi.

Sementara itu, jumlah korban tewas akibat serangan rudal Rusia di kota Kharkiv pada hari Jumat meningkat menjadi dua orang, termasuk seorang anak laki-laki berusia 3 tahun, tulis kepala wilayah Kharkiv, Oleh Syniehubov, di Telegram pada hari Sabtu.

Serangan pesawat tak berawak Rusia semalam di wilayah Mykolaiv menargetkan infrastruktur penting dan menyebabkan beberapa komunitas tanpa listrik pada hari Sabtu, menurut kepala wilayah, Vitalii Kim. Dia mengatakan para insinyur menghabiskan malam untuk bekerja memulihkan aliran listrik dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan setelah serangan itu. [AP]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI