Dialeksis - Akurat, Tajam, dan Strategis
Beranda / Berita / Dunia / NTV: Erdogan Berharap Pengiriman S-400 Rusia Dimulai Pada Juli

NTV: Erdogan Berharap Pengiriman S-400 Rusia Dimulai Pada Juli

Selasa, 18 Juni 2019 08:30 WIB

Akibat sistem S-400 tidak kompatibel telah menjadi perselisihan antara Turki dan AS. [Foto: Handout via AP Photo]

DIALEKSIS.COM | Iran - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan dia memperkirakan sistem pertahanan rudal S-400 Rusia akan mulai tiba di Turki pada semester pertama Juli, kata penyiar NTV melaporkan pada hari Minggu - suatu perkembangan yang memicu ketegangan dengan sekutu NATO Washington.

S-400 tidak kompatibel dengan sistem NATO dan telah menjadi sumber perselisihan yang berkembang antara Turki dan Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir.

"Kami membahas masalah S-400 dengan Rusia dan sudah diselesaikan," Erdogan mengatakan kepada wartawan di pesawatnya, saat kembali dari kunjungan ke Tajikistan, di mana ia menghadiri pertemuan puncak dan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

"Saya pikir mereka akan mulai datang pada paruh pertama bulan Juli," tambahnya, memberikan perkiraan yang lebih spesifik daripada sebelumnya.

Pejabat Menteri Pertahanan AS Patrick Shanahan bulan ini menguraikan bagaimana Turki akan ditarik keluar dari program jet tempur F-35 kecuali jika Ankara mengubah arah rencananya untuk membeli sistem rudal.

Erdogan mengatakan ia akan membahas masalah ini dengan Presiden AS Donald Trump ketika mereka bertemu di KTT G-20 bulan ini.

"Ketika seseorang menurunkan mengatakan hal-hal yang berbeda, maka kami segera melakukan kontak dengan Trump dan mencoba menyelesaikan masalah dengan diplomasi telepon. Masalah tidak lama di sana," katanya.

Pada hari Kamis, Erdogan berjanji untuk mencari jawaban pada "pengecualian dari proyek F-35 karena alasan yang tidak memiliki dasar rasional atau sah", menambahkan bahwa Turki tidak hanya pelanggan tetapi juga mitra program dalam proyek F-35.

Berbicara pada pertemuan anggota Partai AK-nya, Erdogan mengatakan, "Kami akan memanggil ke akun di setiap platform Turki dikeluarkan dari program F-35 karena alasan tak rasional atau legitimasi."

"Kami sejauh ini membayar $ 1,250 miliar," katanya . (red/aljazeera)


Editor :
Indri

Komentar Anda