Jum`at, 16 Oktober 2026
Beranda / Berita / Dunia / Netflix PHK Besar-besaran, Hampir 1.000 Karyawan Dipangkas

Netflix PHK Besar-besaran, Hampir 1.000 Karyawan Dipangkas

Kamis, 15 Oktober 2026 23:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Ilustrasi Netflix. [Foto: net via Telkom University Surabaya]

DIALEKSIS.COM | AS - Netflix berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 6 persen tenaga kerjanya atau hampir 1.000 karyawan. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari perubahan organisasi yang lebih luas di perusahaan layanan streaming asal Amerika Serikat itu.

Co-CEO Netflix Greg Peters dan Ted Sarandos menyampaikan rencana PHK tersebut melalui memo kepada karyawan pada Rabu (14/10/2026). Dalam memo itu disebutkan bahwa sejumlah divisi, termasuk produk, teknologi, hukum, dan sumber daya manusia (SDM), menjadi bagian yang paling terdampak.

“Keputusan seperti ini tidak pernah mudah dan tidak kami ambil dengan gegabah,” tulis Peters dan Sarandos dalam memo yang diperoleh The Associated Press.

Keduanya menegaskan kondisi bisnis Netflix masih kuat. Namun, perusahaan perlu lebih disiplin dalam menentukan prioritas sumber daya manusia dan investasi untuk mendukung pertumbuhan serta meningkatkan layanan pada bidang yang dinilai memiliki dampak besar.

Netflix tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai rencana pengurangan karyawan tersebut.

Kebijakan PHK dilakukan ketika kinerja keuangan Netflix masih menunjukkan pertumbuhan. Penambahan pelanggan dan kenaikan harga layanan membantu perusahaan mencatat peningkatan laba.

Pada kuartal kedua tahun ini, Netflix membukukan laba sebesar 3,4 miliar dollar AS dengan pendapatan 12,56 miliar dollar AS. Angka tersebut masing-masing meningkat 9 persen dan 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya

Meski demikian, proyeksi kinerja Netflix untuk kuartal ketiga berada di bawah perkiraan Wall Street. Perusahaan dijadwalkan menyampaikan laporan keuangannya pada pekan depan.

Di sisi lain, persaingan industri streaming semakin ketat. Netflix masih menjadi pemain dominan dengan pangsa pasar sekitar 19 persen berdasarkan data JustWatch. Namun, perusahaan menghadapi persaingan dari sejumlah platform seperti Prime Video milik Amazon dan Disney+.

Persaingan juga berpotensi semakin sengit setelah HBO Max dan Paramount+ berada di bawah naungan Skydance menyusul akuisisi Warner Bros. Discovery oleh Paramount senilai 81 miliar dollar AS.

Berdasarkan dokumen regulasi, Netflix memiliki sekitar 16.000 karyawan penuh waktu di seluruh dunia hingga akhir 2025. PHK terbaru ini menjadi salah satu gelombang pengurangan karyawan terbesar yang dilakukan Netflix dalam beberapa tahun terakhir.

Kabar PHK tersebut pertama kali dilaporkan oleh The Wall Street Journal pada Rabu. [AP/abc news]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI