DIALEKSIS.COM | Mashhad - Iran menggelar salat Idulfitri di kota suci Mashhad pada Sabtu (21/3) pagi, di tengah situasi perang yang masih berlangsung dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Kantor berita pemerintah Iran, IRNA, melaporkan salat Id dilaksanakan di kompleks Makam Imam Reza, yang merupakan salah satu kawasan suci dan terbesar bagi umat Syiah di dunia. Dari foto udara yang dirilis, terlihat ratusan ribu jemaah memadati kawasan tersebut. Sejumlah warga juga menggelar sajadah hingga ke luar area masjid.
IRNA juga menayangkan gambar pelaksanaan salat Id di Masjid Agung Imam Khomeini, Teheran. Dalam laporan itu, puluhan jemaah tampak memenuhi area masjid sejak pagi.
Pelaksanaan salat Id berjemaah ini berlangsung di tengah perang Iran melawan AS dan Israel yang meletus sejak 28 Februari lalu. Konflik tersebut telah menewaskan ribuan orang, termasuk perempuan dan anak-anak.
Dalam pidato terbarunya, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei menyampaikan apresiasi atas persatuan rakyat Iran selama masa sulit tersebut. Ia menyebut solidaritas masyarakat sebagai rahmat Ilahi yang, menurutnya, dapat menghinakan musuh.