Minggu, 26 Juli 2026
Beranda / Berita / Jubir Otorita IKN Troy Pantouw Meninggal di Kamar Hunian

Jubir Otorita IKN Troy Pantouw Meninggal di Kamar Hunian

Minggu, 26 Juli 2026 10:00 WIB

Font: Ukuran: - +


Juru Bicara Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Troy Harold Yohanes Pantouw. Foto: Ist


DIALEKSIS.COM | Nusantara - Juru Bicara Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Troy Harold Yohanes Pantouw, ditemukan meninggal dunia di kamar huniannya di Rumah Susun (Rusun) ASN 3 Tower 6, Kota Nusantara, Sabtu (25/7/2026).

Sebelum ditemukan meninggal, Troy disebut masih beraktivitas seperti biasa sejak pagi. Ia bahkan telah bersiap bertolak ke Balikpapan untuk memimpin ibadah di sebuah gereja.

Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, mengatakan berdasarkan informasi yang diterimanya, Troy sudah bangun dan beraktivitas sejak sekitar pukul 06.00 Wita.

Troy dijadwalkan berangkat menuju Balikpapan sekitar pukul 08.00 Wita. Namun menjelang keberangkatan, sopir pribadinya berulang kali mencoba menghubungi Troy tanpa mendapat respons.

Karena khawatir terjadi sesuatu, sang sopir kemudian mendatangi kamar Troy di Rusun ASN 3 Tower 6.

Thomas yang tinggal tepat di depan kamar Troy mengatakan, pintu kamar sempat diketuk dan nama Troy dipanggil berulang kali. Namun tidak ada jawaban dari dalam kamar.

"Pintu diketuk dan namanya dipanggil, tetapi tetap tidak ada jawaban. Kami kemudian memutuskan membuka paksa pintu kamar yang terkunci. Saat pintu berhasil dibuka, beliau ditemukan terbaring di atas tempat tidur," kata Thomas, dikutip Minggu (26/7/2026).

Saat ditemukan, Troy disebut sudah tidak bernapas. Rekan-rekannya kemudian membawa Troy ke RS Hermina IKN guna memastikan kondisi kesehatannya.

Menurut Thomas, Troy tiba di rumah sakit sekitar pukul 12.45 Wita dan langsung mendapat penanganan dari tim medis. Dokter kemudian menyatakan Troy meninggal dunia pada pukul 14.25 Wita.

Berdasarkan keterangan yang diterima, Troy dinyatakan meninggal karena sebab alami.

Tidak Ditemukan Tanda Mencurigakan

Dari pemeriksaan fisik awal, tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan pada jenazah Troy.

Pihak keluarga juga menyampaikan bahwa almarhum memiliki riwayat hipertensi dan selama ini rutin mengonsumsi obat untuk mengendalikan tekanan darahnya.

Setelah seluruh proses administrasi di RS Hermina IKN selesai, jenazah Troy diterbangkan menuju Jakarta.

Jenazah dijadwalkan tiba di rumah duka pada Minggu (26/7/2026) pagi untuk selanjutnya diserahkan kepada keluarga.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI