DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,4 mengguncang Kabupaten Gayo Lues dan sejumlah wilayah lainnya di Aceh pada Rabu (27/5/2026) dini hari.
Kepala Stasiun Geofisika Aceh Besar, Andi Azhar Rusdin, S.Si., M.Sc., mengatakan gempa tersebut terjadi pada pukul 02.49.05 WIB. Berdasarkan hasil analisis BMKG, episenter gempa berada pada koordinat 4.12 derajat Lintang Utara dan 97.48 derajat Bujur Timur.
“Lokasi gempa berada di darat, tepatnya pada jarak 20 kilometer timur laut Kabupaten Gayo Lues, Aceh, dengan kedalaman 4 kilometer,” kata Andi Azhar dalam keterangannya, Rabu (27/5/2026).
Ia menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal. Gempa tersebut dipicu oleh aktivitas Sesar Oreng.
Berdasarkan laporan masyarakat, guncangan gempa dirasakan di Kabupaten Gayo Lues, Kota Lhokseumawe, dan Kabupaten Aceh Tamiang dengan skala intensitas III MMI. Pada skala ini, getaran dirasakan nyata di dalam rumah, seakan-akan ada truk berlalu.
Sementara itu, di Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Tengah, gempa dirasakan dengan skala intensitas II MMI. Artinya, getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang.
“Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut,” ujar Andi.
BMKG juga mencatat adanya aktivitas gempa susulan. Sejak pukul 02.49 WIB hingga pukul 03.28 WIB, hasil monitoring menunjukkan terdapat enam kejadian gempa bumi susulan atau aftershock.
Andi mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta memastikan informasi kebencanaan hanya bersumber dari kanal resmi BMKG.
“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,” katanya.
Informasi resmi BMKG dapat diakses melalui media sosial Instagram dan X @infoBMKG, laman bmkg.go.id dan inatews.bmkg.go.id, kanal Telegram InaTEWS BMKG, serta aplikasi mobile WRS-BMKG dan InfoBMKG.