DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Puluhan warga Gampong Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh menindaklanjuti dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana gampong yang disebut mencapai Rp202 juta.
Desakan tersebut disampaikan warga menyusul adanya temuan audit Irbansus Inspektorat Kota Banda Aceh yang menyebut terdapat penyimpangan dana gampong sebesar Rp202.000.000.
“Berdasarkan hasil audit Irbansus Inspektorat Kota Banda Aceh terbukti ada penyimpangan dana kampung sebesar dua ratus dua juta rupiah yang dilakukan oleh Keuchik Gampong Ulee Lheue saudara Alfian,” kata perwakilan warga berjnisial SM kepada media dialeksis.com, Selasa (8/9/2026).
Warga meminta persoalan tersebut tidak hanya diselesaikan melalui pengembalian dana. Mereka berharap aparat penegak hukum dapat memeriksa secara menyeluruh pengelolaan anggaran gampong untuk memastikan tidak ada penyimpangan lain.
“Kami minta ada penegakan hukum yang tegas. Ini uang rakyat, uang untuk pembangunan gampong. Jangan sampai berhenti di pengembalian saja,” tegasnya.
Selain itu, warga juga menduga masih terdapat sejumlah persoalan lain dalam pengelolaan dana gampong yang belum tercantum dalam hasil audit tersebut. Karena itu, mereka meminta dilakukan pemeriksaan atau audit investigasi lanjutan.
Warga berharap Kejari Banda Aceh dan Polresta Banda Aceh dapat menindaklanjuti informasi tersebut secara profesional dan transparan. Menurut mereka, proses hukum diperlukan agar persoalan penggunaan dana gampong dapat diketahui secara terang dan memberikan kepastian kepada masyarakat.
Keuchik Ulee Lheue Minta Datang ke Kantor
Sementara itu, Dialeksis.com telah melakukan konfirmasi kepada Keuchik Gampong Ulee Lheue, Alfian, terkait dugaan temuan audit tersebut.
Saat ditanya apakah benar terdapat temuan audit Irbansus Inspektorat Kota Banda Aceh terkait penyimpangan dana gampong sebesar Rp202 juta, Alfian belum memberikan penjelasan secara rinci melalui pesan singkat.
“Datang aja ke kantor, insya Allah ada jawaban sesuai data,” kata Alfian saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2026) pada pukul 17.04 WIB.
Saat ditanyai media dialeksis.com pada pukul 17.18 WIB, apakah ada dikantor. Ia menjawab lagi ada kegiatan pribadi.
“Hana ka loen jak bak kegiatan pribadi,” ujarnya pada pukul 17.20 WIB. [nh]
