Logo Dialeksis
Beranda / Berita / Aceh / Walikota: Pelayanan Baitul Mal Harus Seperti Perbankan

Walikota: Pelayanan Baitul Mal Harus Seperti Perbankan

Jum`at, 21 Februari 2020 20:03 WIB

Font: Ukuran: - +

Foto: Humas Banda Aceh

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman meminta Baitul Mal Kota (BMK) Banda Aceh mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, layaknya pelayanan-pelayanan yang diberikan Perbankan.

Hal tersebut disampaikan Aminullah pada pertemuan dengan ketua dan anggota Baitul Mal Kota Banda Aceh periode 2020-2025, Kamis (20/2/2020) di Pendopo Walikota Banda Aceh.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Baitul Mal Kota Banda Aceh, Asqalani, Kepala Dinas Badan Dayah Kota Banda Aceh Tarmizi Daud, Tgk Ridwan Ibrahim mewakili Dinas Syariat Islam Banda Aceh, Kabag Kesra Setda Kota Banda Aceh, Fahrul Razi, Kepala Sekretariat Baitul Mal, Akbar Mirza dan sejumlah anggota Baitul Mal.

Dalam kesempatan, Aminullah Usman menjelaskan bahwa ada persamaan antara Baitul Mal dengan lembaga Perbankan dalam menghimpun dana. “Baitul Mal dan Perbankan Syariah sama-sama menghimpun dana dari masyarakat, hanya saja perbedaannya dalam konsep penyaluran dana tersebut,” ungkapnya.

“Kedepan jangan pernah berhenti mempromosikan Baitul Mal secara masif kepada masyarakat. Mempromosi dalam arti bagaimana Baitul Mal sudah berbuat kepada masyarakat seperti pembangunan rumah dan membantu masayarakat miskin,” harap Walikota kepada Ketua Baitul Mal Kota Banda Aceh.

Walikota juga berharap pengurus Baitul Mal harus aktif dalam melakukan penyuluhan kepada masyarakat dalam berbagai program. “Bisa dilakukan sosialisasi dari mimbar-mimbar masjid, misalnya mengangkat tema zakat dan manfaatnya. Zakat bisa menurunkan angka kemiskinan,” tambah Walikota.

Dalam kesempatan ini, Ketua Badan Baitul Mal, Asqalani menyampaikan tentang rencana program Baitul Mal Kota Banda Aceh ke depan dihadapan Walikota Banda Aceh Aminullah Usman.

Berbagai program unggulan akan disusun sesuai denga visi misi Walikota. “Kita berharap dukungan penuh Walikota untuk kelancaran berbagai program ini,” ujar Asqalani.

“Dengan Qanun baru tentang Baitul Mal maka akan ada turunan-turunan regulasi berkaitan dengan pengelolaan zakat yang mesti kita rancang seperti perwal baru tentang Susuna Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Amil zakat,” tambah Asqalani.

Pertemuan tersebut selain untuk membangun senergitas program BMK dengan visi misi Walikota Banda Aceh juga dalam rangka mempererat silaturrahmi antara pengurus dengan Walikota dan jajaran. (Im/Pemko Banda Aceh)



Editor :
Im Dalisah

dinsos aceh 17 agustus
riset-JSI
Komentar Anda