Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Sebulan Pascabencana, Dusun Sejahtera Bener Meriah Masih Gelap Tanpa Listrik

Sebulan Pascabencana, Dusun Sejahtera Bener Meriah Masih Gelap Tanpa Listrik

Minggu, 28 Desember 2025 16:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Nora

Warga Dusun Sejahtera, Desa Rimba Raya, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Jamaluddin. Foto: for Dialeksis 


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Tepat sebulan setelah bencana banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Aceh, beberapa titik terdampak masih belum mendapatkan suplai listrik. Salah satunya adalah Dusun Sejahtera, Desa Rimba Raya, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah.

Dusun ini menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak paling parah akibat banjir dan longsor yang terjadi pada 26 November lalu. Enam warga Dusun Sejahtera dilaporkan hilang dalam peristiwa tersebut, dan satu di antaranya ditemukan meninggal dunia lima hari kemudian. 

Warga Dusun Sejahtera, Jamaluddin, mengatakan hingga kini aliran listrik belum kembali normal karena banyak tiang listrik yang roboh akibat bencana. Ia menyebut sedikitnya 10 tiang listrik tumbang di dusunnya.

“Di tempat lain sudah menyala, tapi di dusun kami belum. Tiangnya roboh, sekitar 10 tiang,” kata Jamaluddin, Minggu. 

Ia menambahkan, petugas PLN sebenarnya sudah datang ke lokasi untuk melakukan peninjauan. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian kapan perbaikan jaringan listrik akan dilakukan.

“PLN sudah datang, tapi belum tahu kapan diperbaiki. Saya juga sudah minta tolong, kalau memang masih lama, mungkin bisa dicangkok dari mana pun dulu untuk penerangan sementara,” ujarnya.

Menurut Jamaluddin, dusun mereka juga sempat didatangi pihak Koramil untuk melakukan pendataan pascabencana. Namun, kebutuhan dasar warga, terutama listrik, hingga kini masih belum terpenuhi.

Warga berharap suplai listrik dapat segera dipulihkan, mengingat jarak permukiman mereka hanya sekitar dua kilometer dari Jalan Lintas Bireuen-Bener Meriah yang saat ini sudah kembali mendapatkan pasokan listrik.

Berdasarkan pantauan awak media pada Jumat, 26 Desember 2025 pagi, jejak bencana masih tampak jelas di lokasi. Sebanyak 10 rumah warga lenyap tersapu banjir dan longsor, hanya menyisakan bagian lantai yang kini tertutup tanah.

Sejumlah tiang listrik terlihat masih dibiarkan tumbang dengan kabel menjuntai ke tanah. Puing-puing bangunan rumah juga berserakan di sekitar lokasi. Sementara itu, warga yang kehilangan tempat tinggal terpaksa mengungsi dan bertahan di meunasah setempat. 

Keyword:


Editor :
Alfi Nora

riset-JSI