Beranda / Berita / Aceh / Sampah Bertebaran di Luar Area Taman Ratu Safiatuddin, Ini Penjelasan Kadisbudpar Aceh

Sampah Bertebaran di Luar Area Taman Ratu Safiatuddin, Ini Penjelasan Kadisbudpar Aceh

Senin, 13 November 2023 20:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Nora

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh Almuniza Kamal. [Foto: IST]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke 8 telah resmi berakhir dan ditutup Sekretaris Daerah ( Sekda) Aceh Bustami Hamzah, di Taman Sulthanah Safiatuddin, Minggu 12 November 2023. 

Namun, ada pemandangan yang tidak indah di luar area Taman Ratu Safiatuddin yang merupakan main area pelaksanaan PKA ke-8, terdapat tumpukan sampah bertebaran sangat banyak. 

Dalam wawancara Dialeksis.com bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Keindahan Kota (DLHK3) Kota Banda, Hamdani mengatakan bahwa, upaya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan menjadi prioritas dalam pelaksanaan PKA ke-8, untuk itu sebanyak 120 EO yang terlibat dalam penyelenggaraan acara diminta untuk aktif dalam mengelola dan membersihkan sampah di area acara.

Selanjutnya untuk memastikan siapa pihak yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan sampah yang bertebaran tersebut, Dialeksis.com menghubungi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh Almuniza Kamal.

Ia menjelaskan bahwa sampah di dalam Taman Ratu Safiatuddin itu merupakan tanggung jawab EO di bawah koordinir Disbudpar. Sementara untuk di luar area itu tanggung jawab Gampong.

“Karena kami sudah ada kesepakatan antara perangkat dengan masyarakat Gampong Lambaro Skep dan Bandar Baru,” ujarnya. 

Salah satu kesepakatannya yaitu Gampong Lambaro Skep dan Bandar Baru berkomitmen tetap menjaga kebersihan dan menyediakan petugas beserta kelengkapan kebersihan tersendiri di area trotoar dan badan jalan Taman Ratu Safiatudin. 

“Jadi sampah yang berserakan di luar Taman Ratu Safiatuddin itu bukan tanggung jawab Disbudpar, yang jadi tanggung jawab kami di dalam area PKA, sekarang bisa dilihat sudah bersih tidak ada sampah berserakan,” jelasnya.

Keyword:


Editor :
Alfi Nora

riset-JSI
Komentar Anda