Jum`at, 03 Juli 2026
Beranda / Berita / Aceh / Wali Kota Illiza Ajak Pengunjung Singgah ke Stan Banda Aceh di Indonesia City Expo 2026

Wali Kota Illiza Ajak Pengunjung Singgah ke Stan Banda Aceh di Indonesia City Expo 2026

Jum`at, 03 Juli 2026 09:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Arn

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal, menghadiri Indonesia City Expo (ICE) 2026 di Ballroom Hotel Santika Dyandra, Medan, Sumatera Utara. Foto: tangkapan layar Dialeksis.


DIALEKSIS.COM | Medan - Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal, menghadiri Indonesia City Expo (ICE) 2026 yang berlangsung di Ballroom Hotel Santika Dyandra, Medan, Sumatera Utara. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang digelar pada 1 - 3 Juli 2026.

Di sela-sela kegiatan, Illiza menyempatkan diri berkeliling mengunjungi berbagai stan pameran yang menampilkan produk unggulan dari sejumlah daerah di Indonesia. Menurutnya, setiap daerah memiliki kekuatan dan karakteristik tersendiri yang layak menjadi inspirasi dalam mendorong kemajuan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Alhamdulillah, hari ini saya meluangkan waktu untuk berkeliling Indonesia City Expo 2026. Banyak hal yang bisa dipelajari dari setiap stan. Masing-masing menghadirkan keunikan dan menunjukkan kreativitas yang luar biasa, mulai dari parfum, kerajinan tangan, hingga wastra khas daerah," kata Illiza, sebagaimana dikutip Dialeksis dari akun resmi Facebook miliknya, Jumat (3/7/2026).

Menurut Illiza, ajang seperti Indonesia City Expo bukan sekadar pameran produk, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antardaerah untuk saling bertukar gagasan, memperluas jejaring pemasaran, sekaligus memperkuat daya saing UMKM di tingkat nasional.

"UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Karena itu, pemerintah harus terus membuka akses promosi, memperluas pasar, dan menghadirkan ruang kolaborasi agar produk-produk lokal mampu bersaing, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga menembus pasar internasional," ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran Banda Aceh pada ICE 2026 merupakan komitmen Pemerintah Kota dalam mendukung pelaku UMKM agar semakin dikenal luas.

"Kami ingin produk-produk khas Banda Aceh memiliki nilai tambah, dikenal lebih luas, dan menjadi kebanggaan masyarakat. Melalui pameran seperti ini, pelaku UMKM dapat belajar dari daerah lain sekaligus membangun kemitraan baru yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat," katanya.

Pada ajang tersebut, Kota Banda Aceh menampilkan beragam produk unggulan daerah, mulai dari tenun, parfum, kuliner khas Aceh, hingga berbagai produk UMKM binaan Pemerintah Kota Banda Aceh.

Illiza berharap keikutsertaan Banda Aceh dalam Indonesia City Expo 2026 dapat menjadi momentum untuk memperluas promosi produk lokal sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai daerah di Indonesia.

"Semoga keikutsertaan Banda Aceh dalam kegiatan ini menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat kolaborasi, dan menginspirasi demi memajukan UMKM di kota kita. Insyaallah, jika UMKM tumbuh, ekonomi masyarakat juga akan semakin kuat," tuturnya.

Ia juga mengajak seluruh pengunjung untuk mengunjungi stan Kota Banda Aceh yang menampilkan berbagai produk unggulan khas daerah.

"Jangan lupa singgah di stan Kota Banda Aceh. Mari bersama-sama mendukung karya dan produk lokal yang dihasilkan para pelaku UMKM kita," ajaknya.

Indonesia City Expo (ICE) 2026 diikuti puluhan stan dari berbagai kota di Indonesia yang menampilkan produk unggulan UMKM, inovasi pelayanan publik, serta beragam karya ekonomi kreatif sebagai upaya memperkuat kolaborasi antarpemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
dishes